549 Calon Haji asal Pekanbaru sudah Divaksin Meningitis

28 April 2023 10:46
Penulis: Alber Laia, news
Kepala Dinkes Pekanbaru Dokter Zaini Rizaldy mengatakan, sebanyak 549 JCH yang sudah divaksin Meningitis pada 15 April lalu. Masih ada 421 lagi yang belum karena JCH itu sakit atau mengalami tekanan darah tinggi saat vaksin 15 April lalu (ANTARA/HO-Pemko Pekanbaru)

Sahabat.com - Sebanyak 549 calon haji asal Kota Pekanbaru, Provinsi Riau telah menyelesaikan proses vaksinasi Meningitis dan masih menyisakan 421 calon haji lagi yang harus dirampungkan paling lambat dua pekan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru Dokter Zaini Rizaldy, Jumat mengatakan ada beberapa orang calon haji yang ditunda divaksin Meningitis pada 15 April lalu. Saat akan divaksin, ada yang  sakit atau mengalami tekanan darah tinggi.

"Vaksinasi terhadap jamaah calon haji itu hanya ditunda hingga waktu keberangkatan. Artinya, JCH itu harus menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekkah," katanya.

Dia mengatakan kalau belum juga divaksin hingga batas waktu yang ditentukan, artinya calon haji ini tidak boleh berangkat ke Tanah Suci.
Sebelumnya, pelaksanaan vaksinasi tersebut dilakukan selama lima hari terhitung 11-15 April.

Diketahui total sebanyak 970 jamaah calon haji asal Kota Pekanbaru akan berangkat pada pekan keempat bulan Mei 2023 nanti. Sebanyak 970 jamaah itu rinciannya porsi urut 925 orang dan lanjut usia 45 orang.

Satu kloter nanti terdiri sekitar 370 orang sehingga ada dua kloter lebih dari Pekanbaru yang akan naik haji. JCH direncanakan masuk asrama pada 23 Mei 2023 secara nasional, namun Pemko Pekanbaru belum bisa memastikan JCH Riau, termasuk Pekanbaru, masuk rombongan ini.

Pada 24 Mei, kloter pertama berangkat ke Madinah. JCH berangkat dari Pekanbaru ke Batam untuk transit dan langsung diterbangkan ke Madinah atau Jeddah.

Sementara itu kloter awal pemulangan jamaah haji dijadwalkan pada 4 Juli. Sedangkan kloter terakhir pemulangan jemaah haji dari Arab Saudi pada 2 Agustus 2023.(Ant)

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment