Sahabat.com - Pemerintah Kabupaten Bantul di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengincar penghargaan Kabupaten Layak Anak kategori utama tahun 2023, setelah meraih penghargaan kategori nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada 2022.
"Mudah-mudahan terwujud, karena kalau melihat asesmen sendiri, self asessment, itu nilainya Insya Allah mencapai untuk target utama, harapannya seperti itu," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Selasa.
Dalam upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2024, ia mengatakan, pemerintah daerah melakukan upaya-upaya untuk memenuhi hak anak dan meningkatkan perlindungan terhadap anak.
"Seperti (menyediakan) layanan kesehatan yang ramah anak, ada ruang-ruang bermain yang ramah anak, sekolah yang ramah anak, desa ramah anak. Jadi semua hak anak diberikan dan anak mendapatkan perlindungan," katanya.
Bupati mengatakan bahwa pemerintah daerah juga berusaha bergerak cepat dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak.
"Kalau sistem ini berjalan, sarana-prasarana dan lembaga-lembaga itu tersedia, maka Bantul layak disebut sebagai Kabupaten Layak Anak," katanya.
"Ini masih terus kita kejar. Perda tentang KLA sudah ada, termasuk larangan-larangan iklan rokok. Itu semuanya akan mendorong, mengkondisikan Bantul layak sebagai KLA," ia menambahkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bantul Isdarmoko mengatakan bahwa dinas mendukung upaya untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak.
"Jadi, kami di sekolah itu ada pada bagian klaster keempat. Nah, salah satunya adalah bahwa di lingkungan pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah, madrasah, bahkan pondok pesantren, harus menjadi lingkungan yang ramah anak," katanya.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, menurut dia, mengupayakan sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Bantul menjadi lingkungan yang ramah anak.
Upaya untuk mewujudkan sekolah yang ramah anak di Kabupaten Bantul dimulai tahun 2022 dan dilanjutkan pada 2023.
Saat ini sudah ada 433 sekolah di Bantul yang mendapat penghargaan sebagai sekolah ramah anak.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment