Sahabat.com - Kantor Basarnas Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyiagakan personel dan alat utama sistem keselamatan 1x24 jam untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.
"Sesuai tugas utama kami, yaitu sigap dan responsif membantu masyarakat yang mengalami musibah bencana alam atau kecelakaan," kata Kepala Basarnas Tanjungpinang, Riyadi, Selasa.
Riyadi memastikan pihaknya akan selalu hadir membantu masyarakat yang membutuhkan penyelamatan dan pertolongan kendati jumlah personel yang ada saat ini masih terbatas, yaitu sekitar 114 orang dan tersebar di lima wilayah kerja yang meliputi Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan dan Kabupaten Lingga.
"Tapi kami tetap berkoordinasi dan bekerja sama dengan berbagai instansi terkait dalam hal melakukan operasi penyelamatan atau pertolongan," ujarnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat supaya memperhatikan imbauan pemerintah daerah dan BMKG terkait kondisi cuaca yang tengah tak menentu.
Ia berharap warga dapat mengurangi aktivitas di laut, khususnya nelayan pesisir dan operator kapal agar mewaspadai potensi tinggi gelombang laut dipicu cuaca ekstrem.
"Bagi nelayan yang tetap ingin melaut, jangan lupa jaga kondisi fisik, siapkan alat keselamatan hingga mengecek kondisi perahu sebelum turun ke laut," ucap Riyadi.
Riyadi berharap jangan sampai terjadi kasus kecelakaan laut yang salah satunya diakibatkan cuaca ekstrem. Apalagi berdasarkan pengalaman tahun 2022, kejadian yang ditangani Basarnas Tanjungpinang didominasi kecelakaan laut atau sekitar 80 persen.
"Tahun lalu ada sekitar 63 kejadian kecelakaan laut yang kami tangani," ungkapnya.
Sementara hingga Februari 2023, lanjut dia, Basarnas Tanjungpinang telah melakukan satu kali operasi pencarian terhadap kondisi membahayakan nyawa manusia yang melibatkan korban anak usia 10 tahun meninggal terseret arus saat berenang di Pantai Penggudang di Kabupaten Bintan.
"Kami turut mengingatkan orang tua mengawasi anak-anak saat bermain di pesisir pantai. Kita tidak ingin kejadian serupa terjadi lagi di kemudian hari," demikian Riyadi.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment