BMKG: Mulai Mei Sebagai Wilayah Bengkulu dilanda Kemarau

27 April 2023 11:36
Penulis: Alber Laia, news
Seorang anak bermain di lahan sawah yang mengalami kekeringan di Cibiru Hilir, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengindikasi potensi kekeringan meteorologis di sejumlah wilayah Indonesia hingga dua dasarian ke depan dengan status waspada hingga awas. (ANTARA/Raisan Al Farisi/NZ)

Sahabat.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan mulai Mei 2023 sebagian wilayah di Provinsi Bengkulu akan dilanda kemarau.

"Mulai Mei ini, mulai dari Kabupaten Mukomuko yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat akan dilanda kemarau, kemudian wilayah lainnya juga akan mengikuti," kata Koordinator Data dan Informasi BMKG Provinsi Bengkulu Anang Anwar di Bengkulu, Kamis.
 
Menurut Anang seluruh Provinsi Bengkulu akan secara bertahap dilanda kemarau pada rentang Mei hingga Agustus 2023. Selain Kabupaten Mukomuko, kabupaten dan kota lainnya diprediksi memasuki musim kemarau pada Juni 2023.
 
Kemudian, lanjut dia musim hujan di Provinsi Bengkulu diperkirakan baru mulai lagi pada September 2023. Meskipun kemarau melanda Bengkulu, BMKG menyampaikan masyarakat tak perlu terlalu khawatir karena provinsi tersebut tak akan kekeringan parah.

"Walaupun kemarau, tapi Bengkulu tidak akan kering, soalnya Bengkulu pada situasi normal tingkat curah hujannya tinggi kalau dibandingkan dengan daerah lain, dan saat kemarau tetap akan mendapatkan hujan," ucapnya.

Curah hujan di Bengkulu saat ini masih berada pada intensitas menengah yakni dengan curah di atas 150 mm. Menurut BMKG curah hujan dibagi menjadi tiga kategori, curah hujan intensitas rendah 0-100 mm, menengah 100-300 mm, dan tinggi 300-500 mm.
 
"Memasuki Juli dan Agustus, Bengkulu masih akan diguyur hujan, gerimis. Jadi tidak benar-benar kering kemarau," kata dia.
 
Namun, BMKG tetap mengingatkan warga untuk bersiap menghadapi kemarau, dan juga memanfaatkan air dengan efisien, tidak boros penggunaan air.(Ant)

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment