Sahabat.com - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyebutkan pihaknya turut mengawal pemberian bantuan Pemerintah Indonesia ke Republik Vanuatu agar tepat sasaran.
Pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan kemanusiaan kepada negara di Pasifik Selatan yang dilanda bencana gempa dan badai beberapa waktu lalu.
“BPKP turut serta mengawal pemberian bantuan Pemerintah Indonesia ke Vanuatu agar akuntabel dan tepat sasaran,” ujar Deputi Kepala BPKP Bidang Polhukam Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Iwan Taufiq Purwanto dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.
Iwan mengungkapkan bantuan yang dikirimkan Pemerintah Indonesia ke Vanuatu merupakan kebutuhan dasar bagi para pengungsi, seperti bantuan logistik kebutuhan dasar sebanyak 34,7 ton yang terdiri dari 11 jenis barang dengan kisaran nilai Rp7,2 miliar.
Bantuan tersebut diberangkatkan pada 8 Mei 2023 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan pesawat kargo My Indo Airline.
Pemerintah Indonesia juga mengirim tim kemanusiaan yang berjumlah 14 orang perwakilan dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kementerian Luar Negeri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Intelijen Negara (BIN) menggunakan pesawat Garuda.
Sementara itu, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan bantuan yang diserahkan Pemerintah Indonesia kepada negara Vanuatu merupakan bentuk solidaritas dan dukungan kemanusiaan dalam menghadapi bencana.
“Bantuan ini juga menjadi wujud kepedulian Indonesia terhadap bencana di negara lain,” tuturnya.
Vanuatu mengumumkan keadaan darurat pascabencana gempa dan topan, yang mana gempa magnitudo 6,5 mengguncang negara tersebut pada 3 Maret lalu atau sehari setelah topan Judy melanda. Badai kategori empat itu memicu kerusakan dan banjir di hampir seluruh 83 pulau di negara tersebut.
Di tengah situasi itu, penduduk setempat sekarang menghadapi badai tropis besar lainnya yakni topan Kevin.
Sekitar 5.000 orang dilaporkan telah mengungsi, sementara topan Kevin yang tercatat sebagai badai kategori tiga membawa angin hingga 130 km/jam.
Sejauh ini, belum ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, akibat bencana tersebut hampir seluruh warga Vanuatu yakni sekitar 300 ribu orang, terkena dampak.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment