Sahabat.com - Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah memastikan penjualan beras dengan merk dagang program Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) tidak mengandung plastik.
Bukan hanya di Sulawesi Tengah saja isu beras plastik beredar, sementara kami bersama Pemerintah Daerah (Pemda) sedang giat-giatnya melaksanakan gerakan pasar murah," kata Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Sulteng Heriswan di Palu, Senin, menanggapi isu beras plastik beredar luas di media sosial, yang salah satunya beras SPHP ikut di caplok.
Bulog mengemukakan, video beras plastik sudah berulang kali beredar di masyarakat, sehingga pihaknya memastikan produk Bulog aman karena melalui prosedur pengemasan yang ketat di gudang.
Menanggapi video beras plastik pada produk SPHP yang beredar luas di masyarakat Kota Palu, maka Bulog bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng dan Pemkot Palu meninjau langsung proses pengemasan di gudang.
"Kami juga melakukan pengujian bersama Pemda setempat dan hasilnya SPHP ya memang beras asli,” ujarnya.
Ia menjelaskan, beras plastik memiliki bentuk yang berbeda dan jika dimasak akan bertekstur seperti lem, produk-produk imitasi seperti itu sengaja diciptakan oleh oknum-oknum tertentu untuk merusak pasar, mengingat saat ini harga beras belum stabil.
"Beras SPHP sudah banyak beredar melalui pasar murah dan ritel modern yang penjualannya dibatasi maksimal 10 kilogram per orang. Beras yang kami produksi sesuai dengan petunjuk pemerintah," tutur Heriswan.
Meskipun begitu, pihaknya tetap melakukan pengawasan yang ketat baik di gudang maupun di pasaran, guna menghindari penyalahgunaan produk untuk tujuan tertentu.
"Pengawasan kami sangat ketat, karena kam menyiapkan petugas yang terus memeriksa kualitas barang masuk dan keluar, sehingga dipastikan tidak ada indikasi atau yang mencoba-coba memasukkan beras plastik," kata dia.(Ant)
0 Komentar
PWI dan Laskar Sabilillah Ajak Rakyat Bersatu, Tolak Semua Provokasi!
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment