DKI Tanam 100 Pohon Kembalikan Fungsi Lahan Tak Terpakai

07 Juli 2023 08:31
Penulis: Habieb Febriansyah, news
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dalam kegiatan menanam 100 pohon di Sunter, Jakarta Utara, Jumat (7/7/2023). ANTARA/Ho/PPID DKI Jakarta

Sahabat.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengembalikan fungsi lahan yang sudah lama tidak terpakai di bahu Jalan Agung Perkasa 8, Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan menanam 100 pohon.

"Pagi ini, saya dengan Wali Kota bersama perangkat Pemkot Jakarta Utara menanam pohon, sekitar 100 pohon. Hari ini kita tanam ada 50 pohon, melanjutkan pohon yang sudah ditanam sebelumnya," kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Sunter, Jakarta Utara, Jumat.

Menurut Heru, gerakan menanam pohon ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi lahan yang sebelumnya tidak terpakai agar lebih berguna sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Sebagian lahan di tepi jalan, kata Heru telah dibuat ruang terbuka hijau dengan ditanami 100 pohon tabebuya kuning yang dilakukan bertahap di lahan sepanjang sekitar 500 meter. Sebelumnya, telah ditanam 50 pohon.
 
Pemilihan tabebuya kuning karena jenis tanaman tersebut cocok dengan kondisi alam Jakarta Utara. Tidak hanya itu, di lokasi tersebut juga dibangun jogging track (lintasan joging) agar masyarakat bisa memanfaatkannya untuk olahraga pagi.
 
Selain ditanam pohon tabebuya kuning, area tersebut juga akan dipercantik dengan tanaman widelia, alang-alang merah, dan patah tulang hijau.
 
"Sebelumnya, di lahan ini ada bangunan-bangunan yang tidak seharusnya berada di sini. Jadi, Wali Kota Jakarta Utara menertibkannya, lalu mengembalikan fungsinya dengan ditanami pohon. Memang peruntukannya untuk lahan hijau," ujar Heru.
 
Heru berharap, lahan yang sudah dipercantik tersebut dapat dijaga dan dirawat dengan baik oleh masyarakat agar manfaatnya bisa benar-benar dirasakan.
 
"Yang penting kita tiap minggu, tiap hari, bisa menanam pohon di seluruh wilayah. Hari ini di sini, nanti akan berlanjut di titik-titik yang lain. Agenda menanam pohon di wilayah rutin dilakukan hari Jumat. Kalau saya bisa Selasa, bisa Jumat. Itu juga sama tempatnya, yang tadinya kurang baik dilihat, kita rapikan dengan menanam pohon," jelas Heru.
 
Terakhir, Heru menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperluas ruang terbuka hijau dan kegiatan menanam pohon karena diharapkan dapat menambah keindahan dan kebersihan Jakarta.(Ant)

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment