Sahabat.com - Dinas Ketahanan Pangan, dan Pertanian (DKPP) Kota Batam, Kepulauan Riau mencatat 3.500 hewan kurban yang terdiri atas 1.700 sapi dan 1.800 kambing telah tiba di daerah itu.
Kepala DKPP Kota Batam Mardanis di Batam, Kamis, mengatakan sapi dan kambing yang telah tiba tersebut untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban saat perayaan Idul Adha pada 29 Juni mendatang.
"Hewan kurban yang masuk ke Batam wajib vaksin, dan dinyatakan sehat. Hal ini sudah menjadi persyaratan saat memasukkan hewan kurban ke Batam," kata dia.
Ia menyebutkan sapi yang tiba di Kota Batam berasal dari Lampung dan NTT yang kemudian kembali menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan hewan tersebut dalam kondisi baik dan sehat.
"Misalnya apakah masih ada terindikasi terjangkit penyakit PMK. Sehingga bisa dilakukan penangan sedini mungkin," kata dia.
Mardanis mengatakan pada tahun ini kebutuhan hewan kurban diprediksi mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu karena pengendalian wabah PMK yang semakin membaik.
"Stok tiga ribuan. Tahun ini cukup, berbeda dengan tahun lalu yang kurang. Karena kondisi Batam sudah masuk zona hijau. Dipastikan akan ada peningkatan permintaan hewan kurban," ujar dia.
Untuk harga sapi, dia memperkirakan Rp22 juta-Rp25 juta yang paling murah, sementara harga sapi yang mahal akan menyesuaikan dengan bobot dari hewan tersebut.
"Alhamdulillah Batam sudah masuk zona hijau sehingga dinyatakan aman untuk mendapatkan pasokan hewan kurban dari luar. Semoga selama pemeriksaan kesehatan kembali, hewan sehat dan tidak ada masalah," kata dia.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment