Sahabat.com - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyampaikan halalbihalal Idul Fitri 1444 Hijriah menjadi momentum merajut kebersamaan dengan tokoh masyarakat yang telah berjasa dalam mendukung pembangunan daerah tersebut.
"Momen kebersamaan yang terajut di halalbihalal menjadi modal pembangunan Kepri ke depannya," kata dia saat menghadiri halalbihalal di gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri di Tanjungpinang, Rabu.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Ansar bertemu dan bersilaturahim dengan para tokoh masyarakat serta dato' dan datin yang tergabung di dalam pengurus LAM Kepri.
Ia berterima kasih karena selama ini LAM Kepri berperan aktif memberikan saran dan nasihat guna memastikan pembangunan di tanah Melayu ini tetap dalam koridor adat istiadat dan budaya Melayu.
"Kami ini selain pemimpin daerah, juga anak-anak dato' dan datin semua. Kami akan berjalan dengan baik, kalau semua dato' dan datin memberikan masukan dan nasihat dalam menjalankan amanah masyarakat," ucap dia.
Ia juga mengaku memiliki keterbatasan waktu sejak Lebaran pertama sehingga tidak bisa mengunjungi satu persatu tokoh masyarakat LAM Kepri.
"Makanya, kesempatan halalbihalal ini saya gunakan untuk saling bermaaf-maafan menyampaikan permohonan maaf sebagai pemimpin karena kita manusia yang daif dan lemah," ucap Ansar.
Ketua LAM Kepri Dato' Seri Setia Utama Abdul Razak menyebutkan bulan Syawal merupakan momentum yang paling tepat bagi umat Islam untuk saling memaafkan, sedangkan halalbihalal juga bentuk penghapusan dosa secara horizontal dan massal.
"Itulah maka dalam Idul Fitri kemudian umat Islam memulai lembaran barunya dengan mengisi amal-amal kebajikan, seperti silaturahmi, saling berkunjung
ke saudara, tetangga dan kawan, memuliakan tamu, dan sebagainya," kata dia.
Ia mengapresiasi atas sejumlah pencapaian positif yang ditorehkan Gubernur Ansar dalam memimpin Kepri, salah satunya provinsi dengan tingkat moderasi dan toleransi beragama terbaik se-Indonesia tahun 2022.
"Semoga predikat ini bisa dipertahankan atau justru ditingkatkan di masa-masa mendatang," ujar dia.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment