Sahabat.com - Terhitung Januari-Oktober 2023, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara dan Kantor Bea dan Cukai Purwokerto menyita 31.748 batang rokok ilegal yang beredar di wilayah Banjarnegara.
Informasi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat, Esti Widodo, pada Kamis (9/11/2023). Esti mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai sosialisasi tentang rokok ilegal karena produk ilegal itu menimbulkan kerugian bagi negara.
"Para pedagang atau pemilik toko kadang juga tidak tahu bahwa itu rokok ilegal maka kita terus melakukan sosialisasi dengan masyarakat dan pedagang tentang rokok tanpa cukai atau rokok ilegal. Ini kami lakukan sebagai tindakan antisipasi peredaran rokok ilegal di Banjarnegara," ujar Esti, dilansir dari laman Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Jumat (10/11/2023).
Pada kesempatan yang sama, Kepala KPPBC TMP C Purwokerto, Erry Prasetyanto, menerangkan, dari tiga kabupaten yang menjad wilayah Bea dan Cukai Purwokerto, Banjarnegara termasuk wilayah yang paling aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran rokok ilegal.
"Dari sini kita dapat mencegah kerugian negara mencapai Rp20 juta. Semakin banyak rokok ilegal maka semakin merugikan. Kita juga akan terus berkoordinasi untuk bersama-sama gempur rokok ilegal sebab hasil dari cukai rembakau ini juga ada yang kembali pada masyarakat," ungkapnya.
Lebih lanjut, sebanyak 31.748 batang rokok ilegal yang disita hingga akhir Oktober 2023 tersebut bersal dari para pedagang kecil. "Mereka tidak tahu jika rokok tersebut ilegal. Ini menjadi satu tugas kita bersama untuk terus melakukan sosialisasi terkait rokok ilegal," beber Erry.
Penindakan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal, terang dia, dilakukan sebagai upaya Bea dan Cukai Purwokerto untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi nasional, yakni dengan memberikan kepastian hukum bagi industri barang kena cukai yang telah menjalankan usaha secara legal.
Pemberantasan rokok ilegal yang dilakukan petugas Bea dan Cukai Purwokerto dan Satpol PP Banjarnegara diharapkan dapat meningkatkan penerimaan negara dan penerimaan daerah.
"Bea dan Cukai berperan dalam menghimpun penerimaan negara dan mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang dialokasikan kepada pemerintah daerah," tukasnya.
0 Komentar
Gencarkan Deteksi Dini Gangguan Penglihatan
Wanita Minta Bantuan KDM Usai Suaminya Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Menkomdigi Ajak Orang Tua Dampingi Anak Bangun Kebiasaan Digital Sehat
Pupuk Lebih Murah, Pasokan Meningkat: Pupuk Kaltim Dukung Petani dari Hulu hingga Hilir
Warga Bogor Pajang Baliho Bergambar Al Aqib, Korban Bullying Kakak Kelas
Pemerintah Berupaya Menarik Lebih Banyak Wisatawan Muslim Mancanegara
PSDK Serukan Aksi Damai Memperingati Hari Solidaritas Internasional
Leave a comment