Sahabat.com - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengatakan jamaah calon haji asal daerah tersebut pada musim haji 2023 terbagi menjadi dua kelompok terbang (kloter), yakni satu kloter utuh dan satu lainnya kloter campuran.
Kepala Kantor Kemenag Kota Mataram Jaelani Ibrahim di Mataram, Selasa, mengatakan kuota haji Kota Mataram pada 2023 tercatat 665 orang, sedangkan satu kloter berisi 393 orang, sehingga jamaah Mataram berpotensi menjadi dua kloter.
"Satu kloter utuh dan satu kloter campuran dengan kabupaten/kota lainnya di Nusa Tenggara Barat," katanya.
Namun demikian, untuk penetapan jumlah kloter tersebut pihaknya masih menunggu kepastian dari Kantor Wilayah Kemenag NTB, yang akan melakukan pembagian.
Ia mengatakan jamaah calon haji di kloter utuh Kota Mataram telah disiapkan lima petugas terdiri atas satu dokter, dua perawat, satu pembimbing haji, dan satu ketua kloter.
Para petugas haji tersebut, lanjutnya, akan mendampingi jamaah sejak berangkat hingga pulang dari Tanah Suci.
"Jadi ketika ada jemaah yang membutuhkan perawatan kesehatan akan ditangani oleh tim medis yang sudah disiapkan. Begitu juga ketika jamaah lupa atau tata cara atau doa di Tanah Suci bisa menanyakan langsung ke petugas pembimbing haji atau ketua kloter," katanya.
Menyinggung tentang jadwal pemberangkatan, sejauh ini pihaknya juga masih menunggu informasi dari Kanwil Kemenag NTB.
"Kalau secara kewilayahan, kloter pertama Embarkasi Lombok dijadwalkan berangkat pada 6 Juni 2023. Tapi belum ada ketetapan kabupaten/kota mana yang akan berangkat pertama," katanya.
Menyinggung tentang tahapan persiapan pemberangkatan jamaah calon haji, ia mengatakan saat ini jamaah sedang mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji yang dilaksanakan Pemerintah Kota Mataram.
"Selain itu, masih pada tahap pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) sampai 12 Mei 2023, yang merupakan jadwal pelunasan tahap ke dua," katanya.
Data terakhir pada Senin (8/5), tercatat 67 calon haji asal Kota Mataram belum melunasi Bipih dari total kuota haji pada 2023 yang tercatat 655 orang.
"Jamaah yang tidak melunasi sampai batas akhir, secara otomatis dianggap mengundurkan diri dan akan digantikan oleh jamaah yang ada pada kuota cadangan," katanya.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment