Sahabat.com - Wilayah Kabupaten Pelalawan di Provinsi Riau sudah tanpa kasus penyakit malaria menurut pejabat Dinas Kesehatan setempat.
"Kalau malaria, seperti laporan yang kita dapatkan di 12 puskesmas, kita sudah nihil. Dari hasil surveilans yang ketat, kita tidak dapat laporan dari puskesmas maupun rumah sakit tentang adanya kasus malaria," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan dr. Asril di Pangkalan Kerinci, Selasa.
Asril mengatakan bahwa kasus malaria sudah tidak ditemukan di seluruh wilayah Kabupaten Pelalawan, yang meliputi Kecamatan Langgam, Pangkalan Kerinci, Pangkalan Kuras, Kerumutan, Bunut, Kuala Kampar, Ukui, Pelalawan, Pangkalan Lesung, Bandar Petalangan, Bandar Sei Kijang, dan Teluk Meranti.
Pada tahun 2019, Kabupaten Pelalawan dinyatakan bebas dari malaria. Suatu daerah dikatakan bebas dari malaria kalau dalam tiga tahun berturut-turut tanpa kasus penularan lokal malaria.
Meskipun sudah mendapat sertifikat bebas malaria, Asril mengatakan, pemerintah daerah tetap melanjutkan upaya pencegahan dan penanggulangan malaria.
"Nantinya, bila ada pasien yang dirawat karena malaria, kita akan data dan observasi sampai sembuh. Sedangkan untuk obat dan tindakan malaria gratis," katanya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan membagikan kelambu berinsektisida, melakukan penyemprotan dinding rumah, dan memantau orang-orang dengan faktor risiko untuk mencegah penularan malaria.
"Kita tetap antisipasi malaria," kata Asril.
Dinas Kesehatan, menurut dia, mewaspadai penularan penyakit malaria lokal maupun penularan malaria dari daerah lain.
Malaria adalah penyakit menular akibat infeksi parasit. Parasit penyebab malaria bisa menular melalui gigitan nyamuk, terutama nyamuk Anopheles.
Pemerintah menargetkan Indonesia bisa bebas dari malaria pada tahun 2030.
Menurut informasi yang disiarkan di laman resmi Kementerian Kesehatan pada 3 Mei 2023, ada lima provinsi dan sembilan kabupaten/kota yang dinyatakan berhasil melakukan eliminasi malaria pada awal tahun 2023.
Provinsi yang berhasil melakukan eliminasi malaria meliputi DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali, Banten, dan Jawa Barat.
Selain itu, eliminasi malaria berhasil dilakukan di Kota Manado serta Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Halmahera Tengah, Halmahera Barat, Tapanuli Tengah, Tana Toraja, Mahakam Ulu, dan Ogan Komering Ulu Selatan.
Secara keseluruhan, menurut data Kementerian Kesehatan hingga April 2023 eliminasi malaria sudah berhasil dilakukan di lima provinsi serta 381 dari 514 kabupaten dan kota.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment