Kalimantan Timur Bangun 221 Rumah Layak Huni dengan Bantuan Perusahaan

05 Juli 2023 10:40
Penulis: Alber Laia, news
Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor (dua dari kiri) bersama pejabat pemerintah terkait berfoto di depan rumah layak huni milik warga yang sudah selesai dibangun di Desa Kelakat, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (4/7/2023). (ANTARA / M Ghofar)

Sahabat.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sejak tahun 2022 sampai sekarang sudah membangun 221 unit rumah layak huni untuk warga dengan bantuan dana dari perusahaan.

​​​​​​"Target kami hingga 2024 akan terbangun sebanyak 508 unit RLH (rumah layak huni) dengan total anggaran sebesar Rp58,42 miliar. Sedangkan saat ini sudah terbangun sebanyak 221 unit," kata Ketua Badan Pengelola Rumah Layak Huni Provinsi Kalimantan Timur M Taufik Fauzi di Samarinda, Rabu.

Ia menyampaikan bahwa target pembangunan 508 rumah layak huni yang ditetapkan pada 10 Januari 2022 direalisasikan dengan bantuan pendanaan dari perusahaan lewat program tanggung jawab sosial perusahaan.

Perusahaan yang terlibat dalam program pembangunan rumah layak huni yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Kodam VI/Mulawarman antara lain PT Bayan Group dan REA Kaltim di Kabupaten Kutai Kartanegara, PT Pertamina di Balikpapan, dan PT Pupuk Kaltim di Bontang.

Sebanyak 221 rumah layak huni yang sudah dibangun dengan bantuan dana dari perusahaan tersebar di antaranya di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (28), Kota Balikpapan (38), dan Kabupaten Penajam Paser Utara (20).

Rumah layak huni juga telah dibangun di Kabupaten Paser (20), Kota Samarinda (49), Kabupaten Kutai Barat (20), Kabupaten Kutai Timur (27), dan Kota Bontang (18). Selain itu, ada rumah yang masih dalam tahap penyelesaian.

Saat mendampingi Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengunjungi Desa Kelakat di Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (4/7), Taufik menyampaikan bahwa sebanyak 131 unit rumah layak huni dibangun tahun 2022 dan 90 unit lainnya dibangun sejak awal hingga pertengahan tahun 2023.(Ant)

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment