Sahabat.com - Kepala Karantina Pertanian Jayapura mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) pada satuan kerja tersebut agar senantiasa merawat budaya kerja berakhlak.
Kepala Karantina Jayapua, Muhlis Natsir di Sentani, Selasa mengatakan bahwa budaya kerja berakhlak artinya berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.
“Hari ini saya melantik enam pejabat teknis pada Karantina Jayapura dan berharap sebagai ASN senantiasa merawat budaya kerja yang berakhlak,” katanya.
Menurut Muhlis, pihaknya pada Selasa 9 Mei 2023 telah melantik dan mengambil sumpah jabatan bagi enam pejabat fungsional Karantina Jayapura.
“Keenam pejabat teknis tersebut diantaranya empat Dokter Hewan Ahli Muda, satu Analis Karantina Tumbuhan Ahli Muda dan satu paramedik Karantina Mahir,” ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya berharap para pejabat Karantina Pertanian Jayapura yang baru dilantik dapat mengemban tugas dengan baik serta penuh tanggung jawab sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94 tentang disiplin dan budaya kerja ASN berakhlak.
“Kami juga berharap agar pejabat baru yang dilantik dapat mensukseskan pembangunan WBK - WBBM di balai Karantina Pertanian Jayapura,” katanya lagi.
Dia menambahkan pejabat Karantina Jayapura harus mampu menanamkan dan menumbuhkan nilai-nilai anti korupsi, kolusi dan nepotisme yang kuat dalam sanubari.
“Jadikan pelantikan ini tonggak untuk memperkuat penerapan budaya kerja ASN berakhlak dalam bekerja khususnya dalam melayani masyarakat pengguna jasa karantina,” ujarnya.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment