Sahabat.com - Aliansi Mahasiswa “Fraksi Rakyat” di Kalimantan Selatan yang berjumlah ratusan orang, melakukan aksi unjuk rasa terhadap pemerintah setempat guna menyampaikan lima poin tuntutan saat memperingati May Day atau Hari Buruh Nasional di Kota Banjarmasin.
“Kita kecintaan kami kepada rakyat, sehingga ingin meluruskan pemahaman dengan cara ini, kami ingin menyampaikan lima poin tuntutan kepada pemerintah,” ucap Iqbal Hambali yang merupakan Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Mahasiswa Fraksi Rakyat Kalsel di Kota Banjarmasin, Senin.
Iqbal memaparkan, poin pertama yang disampaikan oleh Aliansi Mahasiswa adalah mendorong pemerintah setempat untuk mendukung pengesahan Rancangan Undang Undang (RUU) tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).
Poin kedua ia katakan, agar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan secara serius melakukan perbaikan jalan yang rusak di Kalsel.
Menurut Iqbal, di wilayah Kalsel masih banyak jalan yang mengalami rusak parah dan dibiarkan dalam jangka waktu cukup lama.
“Jalan yang rusak membuat masyarakat terganggu beraktivitas, perlu percepatan pembangunan,” katanya.
Lebih lanjut dia sampaikan, poin ketiga Aliansi Mahasiswa berharap agar pemerintah setempat berhenti atau mempertimbangkan mengeluarkan izin baru bagi para pelaku tambang batu bara di Kalsel.
Ia katakan juga, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan perlu meninjau ulang izin beberapa perusahaan tambang yang dianggap bermasalah dan tidak transparan menurut kelayakan izin pertambangan.
Sementara, poin ke-empat disampaikan, agar pemerintah setempat lebih serius memperhatikan kesejahteraan para Buruh di Kalimantan Selatan.
Kemudian poin ke-lima, Aliansi Mahasiswa yang berasal dari Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin tersebut berharap agar pemerintah setempat secara serius menanggapi keluhan mereka terhadap beberapa poin dalam Undang Undang Cipta Kerja.
Beberapa poin dalam Undang Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja menurut Iqbal, masih ada beberapa pasal yang perlu ditinjau ulang agar kehidupan para Buruh dapat terakomodir secara baik.
Aksi Mahasiswa berjalan dengan damai dan kondusif.
Aliansi Mahasiwa tersebut berharap agar pemerintah setempat secara serius menangani permasalahan masyarakat khususnya di Kalimantan Selatan.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment