Masyarakat Kudus diminta Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau

06 Juli 2023 07:45
Penulis: Alber Laia, news
Tim BPBD Kudus melakukan penanganan kasus kebakaran di salah satu tempat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (ANTARA/HO-BPBD Kudus)

Sahabat.com - Masyarakat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diminta mewaspadai potensi kebakaran yang dimungkinkan terjadi selama musim kemarau karena sebelumnya terjadi beberapa kasus kebakaran.

"Kasus kebakaran belum lama terjadi di Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kudus, yang diduga karena konsleting listrik. Untuk itu, patut menjadi kewaspadaan bersama karena sudah memasuki musim kemarau," Kata Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Munaji di Kudus, Rabu.

Hingga bulan Juni 2023, kata dia, jumlah kasus kebakaran di Kabupaten Kudus sudah mencapai 30 kasus.

Dengan jumlah terbanyak terjadi pada bangunan tempat tinggal atau pondok pesantren yang tercatat sebanyak 17 kasus.

Kebakaran lainnya, terjadi pada lahan tanaman, tempat usaha, kandang ternak, dan warung masing-masing satu kasus. Sedangkan kebakaran yang terjadi pada tempat penampungan sampah (TPS) berjumlah tiga kasus.

Ia juga mengingatkan masyarakat tidak sembarangan membakar sampah karena berpotensi menimbulkan kebakaran di lingkungan sekitar, mengingat kasus kebakaran akhir-akhir ini mulai meningkat.

Peristiwa kebakaran, kata dia, harus menjadi pengingat untuk semua pihak agar lebih waspada meskipun datangnya musibah tidak bisa diprediksi sebelumnya.

"Kalaupun hendak membakar sampah, baik di pekarangan rumah maupun di ladang, terutama ladang tebu sebaiknya ditunggui jangan ditinggal. Banyak kasus kebakaran yang berawal dari membakar sampah karena tidak ditunggui kemudian api merembet ke kawasan sekitar," ujarnya.

Demikian halnya, kata dia, untuk antisipasi kebakaran di dalam rumah, selain memastikan jaringan kelistrikan aman, jangan lupa mengecek kembali kompornya apakah masih menyala atau tidak untuk menghindari kebakaran ketika hendak bepergian.(Ant)

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment