Sahabat.com - Pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Nasional Indonesia (FSPNI) Provinsi Sulawesi Tengah pada Senin menggelar aksi di Kota Palu untuk memperingati Hari Buruh Internasional.
Para pekerja berkumpul di Jalan Watukanjai, Kota Palu, sekitar pukul 09.00 WITA, lalu berkonvoi menggunakan sepeda motor.
Mereka berkonvoi melalui Jalan Gunung Watukanjai, Jalan Rajawali, Jalan R.A Kartini, Jalan Monginsidi, Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Sudirman, Jalan Samratulangi, dan Jalan Hutan Kota.
Di Bundaran STQ, mereka berhenti untuk melakukan orasi, dan kemudian kembali ke titik awal aksi.
"Kami dari FSPNI di Sulteng setiap tahunnya menggelar aksi dikarenakan masih banyak hak-hak buruh yang belum diberikan," kata Ketua FSPNI Sulawesi Tengah Lukius Todama.
Ia mengemukakan bahwa semestinya pemerintah segera mengenakan sanksi kepada perusahaan yang tidak memenuhi hak pekerja.
Dia mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meninjau upaya perusahaan dalam memenuhi hak pekerja sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.
"Kami meminta kepada pemerintah untuk melihat langsung kondisi di lapangan, apakah sudah benar perusahaan mempekerjakan karyawan sesuai dengan UU Cipta Kerja, dikarenakan masih banyaknya perusahaan yang tidak memenuhi hak karyawan," katanya.
Dalam aksinya, FSPNI juga mendorong pengesahan undang-undang mengenai perlindungan pekerja rumah tangga.
Lukius menekankan pentingnya pengesahan undang-undang tersebut dalam upaya untuk melindungi dan memenuhi hak pekerja rumah tangga.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment