Sahabat.com - Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang mengimbau para pemilir untuk tetap menggunakan masker demi menjaga kesehatan di tengah masih adanya penyebaran COVID-19.
"Kami terus mengimbau semua orang yang ada di sini, termasuk yang datang dari kampung halaman untuk tetap memakai masker," ujar Komandan Regu Terminal Terpadu Pulo Gebang, Mujib Thamrin ditemui di lokasi, Jakarta, Jumat.
Menurutnya, disiplin memakai masker tetap harus dilaksanakan mengantisipasi lonjakan kasus mengingat belum adanya pernyataan dari pemerintah bahwa pandemi telah berakhir.
"COVID-19 masih ada, maka itu di setiap pintu masuk terminal ini, baik pintu barat maupun timur ada petugas yang mengimbau penggunaan masker," tuturnya.
Ia menambahkan Terminal Terpadu Pulo Gebang juga menyiapkan ruang kesehatan bila ada yang ingin memeriksa kondisi kesehatannya.
"Kami ada ruang pemeriksaan, sejauh ini masih kondusif," ucapnya.
Secara terpisah, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau warga untuk tatap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam perjalanan selama arus balik Lebaran 2023.
"Saya juga dengar bahwa COVID-19 sedikit menanjak. Karenanya protokol kesehatan dijalankan, masker, cuci tangan," kata Budi saat ditemui di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, Jumat.
Hal tersebut dilakukan mengingat aktivitas warga di luar rumah meningkat, terlebih selama musim mudik dan balik Lebaran.
Hal ini juga berpotensi untuk memperluas sebaran virus lantaran banyak warga pergi dari satu kota ke kota lain selama musim mudik dan balik.
Walau demikian, Budi tetap mengimbau warga agar tidak panik menyikapi lonjakan kasus ini. "Jangan disikapi berlebihan," kata dia.
Sementara itu, Ahli Epidemiologi Lapangan dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dr Yudhi Wibowo mengatakan kemunculan subvarian baru COVID-19 XBB.1.16 atau Arcturus mengingatkan masih perlunya penerapan protokol kesehatan.
"Kemunculan subvarian baru mengingatkan bahwa masyarakat masih perlu menerapkan disiplin protokol kesehatan, terutama penggunaan masker dengan cara yang baik dan benar," katanya.
Pengajar Fakultas Kedokteran Unsoed Purwokerto, Jawa Tengah itu, menambahkan selain disiplin menerapkan protokol kesehatan, masyarakat juga harus melengkapi diri dengan vaksinasi COVID-19 hingga dosis penguat.
"Bagi mereka yang belum mendapatkan dosis penguat, dianjurkan untuk segara melengkapi diri dengan vaksinasi booster (penguat) pertama dan booster kedua," katanya.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment