Sahabat.com - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebut bahwa 433 sekolah baik jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga jenjang menengah pertama (SMP) di daerah itu meraih penghargaan sebagai Sekolah Ramah Anak dengan predikat sangat baik.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul Isdarmoko di Bantul, Senin mengatakan instansinya telah melakukan penilaian terhadap 1.765 sekolah jenjang PAUD sampai SMP di Bantul untuk mengukur sejauh mana komitmen sekolah dalam mewujudkan sekolah ramah anak.
"Dari sekolah-sekolah yang kita nilai, 433 sekolah memiliki predikat sangat baik sebagai Sekolah Ramah Anak. Kemudian untuk predikat baik, ada 274 sekolah," kata Isdarmoko saat penyerahan piagam penghargaan Sekolah Ramah Anak di Bantul.
Menurut dia, sedangkan sekolah sisanya dengan predikat cukup, bahkan kurang, sehingga hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama.
"Karena Sekolah Ramah Anak ini penting. Kita ingin anak-anak belajar dengan nyaman. Kita ingin tidak ada lagi 'bullying' (perundungan) di sekolah. Ini juga dukungan agar Bantul dapat menjadi Kabupaten Layak Anak," katanya.
Apalagi kata dia, menciptakan lingkungan pendidikan nyaman dan aman merupakan salah satu hak anak, salah satunya dengan membangun sekolah ramah anak, yang tak hanya menjadi tempat menggali ilmu secara akademik, tapi juga karakter anak sebagai aset atau investasi bangsa di masa depan.
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, diketahui bersama bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memiliki cita-cita mulia untuk mewujudkan Bantul sebagai Kabupaten Layak Anak sebagaimana yang tertuang dalam misi kelima Pemkab Bantul.
Oleh karena itu, dengan hadirnya institusi pendidikan yang ramah anak, tentu akan memberikan akselerasi dalam pencapaian cita-cita itu, karena apabila lingkungan sekolah dapat mengaktualisasikan pendidikan ramah anak, tentu kurikulum dan proses pembelajaran yang dilakukan akan dapat memenuhi hak dan memberikan perlindungan terhadap peserta didik.
Bupati mengatakan, terpenuhinya hak anak dalam memperoleh pendidikan bukan hanya untuk memenuhi persyaratan menjadi kabupaten layak anak, jauh dari itu, pendidikan yang baik dan paripurna akan menjadi investasi masa depan Bantul.
"Karena anak-anak ini akan menjadi generasi penerus yang harus mendapat pendidikan yang holistik dan paripurna, sehingga anak-anak kita akan menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia dan berkepribadian Indonesia," katanya.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment