Pemkot Mataram : Tingkatkan Kewaspadaan Penyebaran COVID-19

04 Mei 2023 09:27
Penulis: Habieb Febriansyah, news
Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram Lalu Martawang. (ANTARA/Nirkomala)

Sahabat.com - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran COVID-19 dengan berbagai varian baru serta potensi penyakit-penyakit lainnya.

Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram Lalu Martawang Kamis mengatakan, temuan kasus COVID-19 baru di beberapa negara di dunia, termasuk Singapura yang dekat dengan Indonesia terjadi peningkatan signifikan.

"Karenanya, kewaspadaan harus tetap dilakukan. Meskipun kita tidak tahu persentase tingkat kematian (fatality rate) varian-varian COVID-19 baru tersebut," katanya.

Menurutnya, kewaspadaan dapat dilakukan masyarakat dengan menerapkan standar minimal pencegahan COVID-19 dan potensi penyakit-penyakit lainnya seperti menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun.

"Menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun, dan menerapkan PHBS sudah dianjurkan secara nasional untuk meminimalkan potensi penyebaran tidak hanya COVID-19, melainkan juga virus penyakit lainnya," katanya.

Sementara menyinggung tentang temuan kasus COVID-19 baru di Kota Mataram, Martawang mengatakan, sejauh ini belum ada informasi terkait adanya kasus COVID-19 baru.

Hanya saja, kewaspadaan itu harus tetap dilakukan semua masyarakat sebab daerah Nusa Tenggara Barat dan Kota Mataram khususnya merupakan daerah yang terbuka.

"Kita bukan daerah tertutup, dimana semua yang masuk atau datang ke daerah kita dilakukan pemeriksaan kesehatan yang ketat," katanya.

Terkait dengan itulah, lanjutnya, kewaspadaan dengan menerapkan PHBS, masker, dan cuci tangan setelah berinteraksi atau bersalaman dengan orang lain harus terus dilakukan.

"Bila perlu, masyarakat bisa melakukan vaksinasi COVID-19 di setiap fasilitas kesehatan se-Kota Mataram, termasuk 11 puskesmas untuk membentuk kekebalan tubuh," katanya.(Ant)

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment