Sahabat.com - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK memperluas cakupan profesi pekerja rentan mendapatkan perlindungan ketenagakerjaan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Pekalongan Sri Budi Santosa di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa pihaknya siap melakukan inovasi dengan cara mengajak pemangku kepentingan terkait seperti perusahaan atau pihak yang peduli untuk ikut memfasilitasi para pekerja rentan dalam program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
"Sebagian besar pekerja rentan ini bekerja dengan risiko tinggi sehingga mempunyai potensi terjadinya kecelakaan atau kematian yang lebih tinggi. Oleh karena itu, kami siap mengikutkan kepesertaan mereka dalam program BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Menurut dia, saat ini sudah ada 423 pekerja yang menjadi peserta BP Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan ditargetkan pada 2023 jumlah peserta BP Jaminan Sosial Ketenagakerjaan mencapai 500 orang.
Upaya ini, kata dia, sebagai bentuk kepedulian pemkot pada masyarakat Kota Pekalongan khususnya masyarakat pekerja rentan mendapatkan kepastian jaminan baik jaminan kecelakaan kerja maupun jaminan kematian.
"Ini kami laksanakan berdasarkan Peraturan Wali Kota Pekalongan Nomor 19 Tahun 2023 sebagai revisi atas Perwal Nomor 19b Tahun 2022. Intinya kami ingin melakukan program perlindungan pada para pekerja rentan yaitu sektor informal yang penghasilannya cenderung kecil atau tidak menentu agar tidak terombang-ambing oleh situasi ekonomi," kata Sri Budi Santosa
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan Farah Diana menyambut baik inovasi yang dilakukan oleh Pemkot Pekalongan berkaitan dengan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan pada para pekerja rentan.
"Kami berharap ke depan Pemkot Pekalongan terus memperluas perlindungan pekerja rentan agar tidak muncul kemiskinan baru di daerah," katanya.
"Ini merupakan bentuk kepedulian Pemkot kepada masyarakat Kota Pekalongan khususnya masyarakat pekerja," demikian Farah Diana.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment