Pj Gubernur PBD Mendatangi Korban Kebakaran di Kampug Bugis

31 Maret 2023 01:48
Penulis: Habieb Febriansyah, news
Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa'ad bersama rombongan melewati puing-puing bangunan sisa dari kebakaran hebat di Kampung Bugis, Kota Sorong. (ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu)

Sahabat.com - Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa'ad mendatangi korban kebakaran di Kampung Bugis, Pasar Baru Kota Sorong untuk melihat secara dekat kondisi para korban pasca-kebakaran sekaligus mendengar aspirasi yang nantinya menjadi perhatian pemerintah melalui kebijakan strategis.
 
"Kehadiran saya di sini hanya ingin menegaskan bahwa para korban tidak sendirian," kata Penjabat Gubernur Papua Barat Daya di Kampung Bugis saat melakukan kunjungan, Kamis.
 
Kedatangan orang nomor satu di Pemprov Papua Barat Daya itu bagian dari kepedulian pemerintah untuk melihat masyarakat yang mengalami musibah. Sekaligus memastikan bahwa lokasi kebakaran itu akan dibangun kembali mesti rupanya tidak sama seperti awal mula.
 
"Saya sudah berkoordinasi untuk bangun tempat ini, saya minta dukungan masyarakat," pinta Musa'ad.
 
Dia pun menyampaikan rasa prihatin kepada seluruh keluarga yang terimbas dari kejadian ini. Sebab, menurutnya tidak ada manusia yang rela menciptakan sebuah musibah yang nantinya berdampak fatal pada kehidupan sesama manusia.
 
"Kejadian ini tak diduga, anggap saja itu musibah yang terjadi di luar dugaan kita, intinya kita tetap bersyukur dan bersabar, ini cobaan," kata dia.
 
Melihat banyak bantuan kemanusiaan penuhi ruang posko penampung bantuan, Penjabat Gubernur Papua Barat Daya pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan kepada para korban kebakaran.
 
"Saya atas nama pemerintah menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan," ucapnya.
 
Sebelumnya telah terjadi kebakaran hebat dan menghabiskan 30 rumah di Kawasan Pasar Baru, Kampung Bugis, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (22/3/2023) malam.
 
Dampak dari musibah tersebut, 80 kepala keluarga terpaksa kehilangan rumah dan barang berharga lainnya.(Ant)

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment