Sulbar Operasi Pasar Stabilkan Harga Lima Kabupaten

06 Juli 2023 08:01
Penulis: Habieb Febriansyah, news
Penjabat Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakhrullah melakukan pemantauan harga sembako setelah hari raya Idul Adha karena sebelumnya mengalami kenaikan di Mamuju, Kamis (06/7/2023) ANTARA Foto/ M Faisal Hanapi

Sahabat.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan operasi pasar pada lima Kabupaten di Sulbar untuk menstabilkan harga pangan dan mencegah inflasi.

"Operasi pasar menstabilkan harga pangan dan mencegah inflasi dilakukan dengan membangun pasar murah pada lima Kabupaten di Sulbar," kata Penjabat Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakhrullah, di Mamuju, Kamis.

Ia mengatakan, pasar murah tersebut dibangun di sejumlah kabupaten di antaranya di Kabupaten Pasangkayu, Mamuju Tengah, Mamuju, Majene dan Kabupaten Polman.

Menurut dia, operasi pasar tersebut dilakukan karena pada saat jelang Idul Adha 1444 hijriah sejumlah kebutuhan pokok masyarakat, mengalami kenaikan.

"Sejumlah komoditas yang menjadi penyumbang inflasi di Sulbar seperti bawang, telur, daging, ikan, kemudian beras," katanya.

Sehingga pasar murah digelar agar masyarakat dapat berbelanja kebutuhan pangan dengan harga lebih murah sehingga tidak membebani ekonominya.

Ia menyampaikan, operasi yang dilakukan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait upaya pengendalian inflasi di daerah.

"Inflasi Sulbar saat ini masih terbilang rendah secara nasional bahkan menempati urutan ketiga terendah di Indonesia dengan angka mencapai 2,27 persen, namun upaya pengendalian inflasi akan terus dilakukan Pemerintah Sulbar," katanya.

Ia juga mengatakan, Pemerintah Sulbar juga telah membentuk satuan tugas (Satgas) pengendalian inflasi yang ditugaskan melakukan pengawasan terhadap sejumlah komoditi yang menjadi penyumbang inflasi, seperti bawang, telur, daging, dan ikan.

Ia menyatakan, krisis pangan yang saat ini menjadi isu global membuat inflasi terjadi sehingga diminta kepada masyarakat agar tidak boros pangan.

"Masyarakat dihimbau untuk memasak sesuai keperluan sehingga tidak melakukan pemborosan makanan, makanlah sesuai kebutuhan," kata gubernur.(Ant)

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment