Sahabat.com - Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat menyiapkan 63 laboratorium komputer dalam menyukseskan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer - Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2023.
Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Prof Ganefri dalam jumpa pers di Padang, Senin mengatakan pada UTBK-SNBT tahun ini UNP menggunakan 63 laboratorium dengan kapasitas komputer dan setiap laboratorium ada 20 unit, 25 unit,hingga 30 unit komputer.
Selain itu di setiap laboratorium komputer tersebut juga tersedia dua unit komputer cadangan serta satu unit komputer pengawas.
“Untuk melayani peserta, UNP menugaskan sebanyak 1.023 orang pengawas ujian,” kata dia.
Ia menambahkan total jumlah komputer yang digunakan untuk setiap sesi adalah sebanyak 1.500 unit yang terbagi kepada 3 server. Dan dalam ujian UTBK - SNBT kali ini per hari dilaksanakan sebanyak dua sesi per harinya.
“Jumlah lokasi ujian di UNP adalah sebanyak sembilan lokasi, dengan jumlah pendaftar peserta UTBK - SNBT sebanyak 21.221 orang,” kata dia
Rektor mengatakan UTBK-SNBT Gelombang 1 dilaksanakan pada 8 - 14 Mei 2023 dan Gelombang 2 pada 22 - 28 Mei 2023. UTBK-SNBT tahun 2023 di bawah penyelenggaraan Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BPPP).
Dia juga menekankan kalau UNP siap mengawal proses UTBK-SNBT secara bersih tanpa ada praktik joki ataupun intervensi, karena tiap soal peserta berbeda dan penilaian dilakukan secara langsung.
Ganefri juga mengungkapkan kalau model tes tahun ini berbeda, tidak lagi menggunakan tes subjek mata pelajaran, namun menekankan banyak kemampuan penalaran, Ini sama dengan proses masuk perguruan tinggi di banyak negara.
“Jadi jika ke luar negeri kita di tes wawasan. Karena ini baru, setiap perubahan pasti ada pro dan kontra,” kata dia.
Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) UTBK Kemendikbud dan Ristek, Urip Purwono mengatakan, pada tahun ini ada materi yang berbeda.
Menurut dia pada sekarang ini pertama kali disertakan tes ujian mata uji literasi dalam bahasa Indonesia, Inggris dan penalaran Matematika.
“Sedangkan untuk teks spesifik subjek seperti sejarah, geografi dan lainnya tidak lagi diujikan untuk tahun. Jadi ini tidak terlalu banyak penyesuaian, yang berbeda hanya waktunya,” kata dia.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment