Sahabat.com - Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi mengajak para ibu untuk mengkreasikan makanan anak-anak mereka sebagai salah satu upaya pencegahan stunting.
"Proses penyerapan nutrisi oleh anak-anak banyak dipengaruhi dari menu hidangan. Mari berkreasi, jangan monoton sehingga anak-anak kita bisa makan dengan berselera," ujarnya saat menggelar Gerebek Stunting di Puskesmas Malimongan Baru, Kecamatan Bontoala, Makassar, Sabtu.
Fatmawati Rusdi mengatakan tumbuh kembang anak-anak, khususnya yang berusia di bawah lima tahun (balita), harus menjadi perhatian dari setiap orang tua, khususnya ibu.
Ia pun mengajak para ibu rumah tangga agar jeli melihat perkembangan anak mereka. Jika tidak sesuai pertumbuhan dengan usianya, kata dia, maka langkah pencegahan harus dilakukan, salah satunya berkonsultasi ke puskesmas setempat.
"Ibu-ibu harus lebih jeli melihat perkembangan anak, jika anak kita tumbuh kembangnya tidak sesuai dengan usianya, segera lakukan upaya pencegahan," katanya.
Salah satu hal yang dapat dilakukan ibu-ibu, dengan memperhatikan asupan gizi anak dengan komposisi nutrisi yang seimbang.
"Saat ini telah dapat ditemui berbagai kreasi menu makanan anak melalui gadget, bagi anak yang malas makan sayur, ibu-ibu harus kreatif, sehingga anak menjadi gemar makan sayur," lanjutnya.
Menu makanan sehat, menurut Fatmawati Rusdi, tidaklah harus mewah yang terpenting kandungan gizi terpenuhi. Dalam kesempatan tersebut ia membagikan makanan tambahan bagi para ibu yang memiliki anak beresiko stunting serta pemberian telur sebagai protein tambahan yang dibagikan secara berkala oleh tim pendamping keluarga.
Untuk wilayah Puskesmas Malimongan Barat, Kepala Puskesmas, drg Yunita Gobel, menyampaikan angka stunting untuk cakupan 5 kelurahan yakni 104 anak.
Grebek Stunting ini juga dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Makassar Chaidir, yang menyampaikan tentang pentingnya KB sebagai salah satu upaya mencegah stunting.
"Bagi pasangan usia subur, saat menyusui sebaiknya melakukan KB, agar asupan gizi anak terpenuhi sempurna. Pengaturan jarak kehamilan, agar menghindari resiko anak terlahir stunting," tuturnya.(Ant)
0 Komentar
PWI dan Laskar Sabilillah Ajak Rakyat Bersatu, Tolak Semua Provokasi!
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment