Sahabat.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta Pemerintah Daerah Papua Tengah selaku provinsi baru, memberikan perhatian kepada sektor unggulan guna memajukan wilayah ke depan.
"Sebagai provinsi baru, Pemda Papua Tengah perlu memberikan perhatian ke pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai sektor unggulan Papua Tengah," kata Wapres saat menemui dan menyapa ratusan petani Papua Tengah yang tergabung dalam Hidup Petani Nyata (Hipeta) bersama Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk di Pantai Wisata Menase, Nabire, Kamis.
Wapres juga meminta pemda merumuskan desain pembangunan ekonomi wilayah secara terpadu, baik berbasis maritim maupun pertanian dataran tinggi.
Sementara kepada para petani Wapres mendorong agar memberikan perhatian yang konsisten ke komoditas yang telah dipilih serta fokus meningkatkan proses dari hulu sampai ke hilir, sehingga produk yang dihasilkan makin berkualitas.
"Ciptakan komoditas khas dan punya nilai lebih sebagai produk unggulan lokal. Saya ambil contoh, misalnya kopi dogiyai, jeruk Nabire, atau gaharu Nabire. Ini merupakan komoditi unggul yang harus terus dikembangkan," ujarnya.
Terakhir, Wapres meminta Hipeta agar bisa menjadi motor penggerak kolaborasi dan kerja sama yang semakin luas, baik dalam akses modal, teknologi, pelatihan, pendampingan maupun akses pemasaran dan pengembangan skema bisnis lainnya.
Usai menemui petani, Wapres kemudian bertolak ke Kabupaten Fakfak, Papua Barat, untuk meninjau pabrik pengolahan pala.(Ant)
0 Komentar
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Tokoh Adat Ungkap Kedekatan PLN dengan Masyarakat di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Tanggul wulan Jebol, Jalur Pantura-kudus Terputus
Wakapolri Tegaskan Tidak Ada Instruksi Video Testimoni Rektor
Leave a comment