Wapres usulkan Paduan Revolusi Mental dengan Mata ajar Moral Pancasila

11 Oktober 2023 11:43
Penulis: Alber Laia, news
Wakil Presiden Ma'ruf Amin (tengah) menyampaikan keterangan kepada wartawan setelah berdialog dengan tokoh olahraga Papua di Stadion Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura, Rabu (11/10/2023). (ANTARA/Andi Firdaus).

Sahabat.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan mata ajar Pendidikan Moral Pancasila (PMP) perlu didesain ulang melalui perpaduan dengan program revolusi mental agar membentuk moral bangsa Indonesia di masa depan.

"Moral Pancasila harus terus diajarkan, namun bentuknya seperti apa? Jangan sampai seperti dulu doktriner," kata dia dalam konferensi pers setelah berdialog dengan tokoh olahraga di Stadion Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu.

Ia mengatakan mata ajar Pendidikan Pancasila menanamkan integritas nasionalisme yang kuat karena diajarkan sejak pelajar berusia anak-anak.

Menurut dia, PMP juga perlu dipadukan dengan program lain, yaitu revolusi mental agar dapat membentuk moral masyarakat Indonesia di masa depan.

Komisi X DPR RI mendorong Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Inovasi (Kemendikbudristek) untuk mengaktifkan kembali mata pelajaran PMP di sekolah.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf menyebut dorongan tersebut untuk meningkatkan akhlak dan budi pekerti para pelajar agar tidak melakukan perundungan dan kekerasan.(Ant)

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment