Pemerintah Sulbar Tingkatkan Pengetahuan Masyarakat Tentang Bencana

30 Januari 2023 11:05
Penulis: Alber Laia, news
Sejumlah siswa taman kanak-kanak mengikuti edukasi mengenal kebencanaan erupsi Gunung Merapi di Sungai Poitan, Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (6/10/2022). Kegiatan pembelajaran kebencanaan yang diikuti siswa taman kanak-kanak itu bertujuan untuk menanamkan pengetahuan bencana sejak usia dini dengan metode sesuai usianya. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/rwa.

Sahabat.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bencana untuk meminimalisir dampak resikonya.

Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar, Muhammad Idris di Mamuju, Minggu mengatakan, Pemerintah Sulbar melaksanakan kegiatan mitigasi bencana bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Ia mengatakan, kegiatan mitigasi bencana untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bencana agar dampak resiko bencana dapat diminimalisir.

Menurut dia, berdasarkan data Indeks Risiko Bencana (IRB) tahun 2021, Sulbar merupakan provinsi paling rawan bencana di Indonesia.

Ia menyampaikan pemerintah Sulbar juga telah melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pendampingan penyusunan perencanaan mitigasi dan adaptasi kebencanaan Sulbar.

Ia mengatakan, gempa bumi yang terjadi di Sulbar pada 15 Januari 2021 menimbulkan korban lebih dari 100 jiwa mesti dijadikan pelajaran untuk menjadi Sulbar sebagai daerah tangguh bencana.

Menurut dia, upaya yang mesti dilakukan bersama untuk mengurangi resiko bencana di Sulbar, diantaranya dengan memberikan literasi kebencanaan baik pemangku dan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan terkait kebencanaan.

Selain itu lanjutnya melakukan pelatihan mengenai kebencanaan khususnya bencana gempa bumi di tingkat desa dan membuat kurikulum pendidikan kebencanaan di level sekolah dan pemerintah Sulbar juga akan berupaya melakukan kajian resiko bencana di Sulbar.

Wakil Rektor IV Unhas Prof Adi Maulana mengatakan, pihaknya akan mengusung program untuk mengurangi dampak resiko bencana di Sulbar.

"Semoga upaya menurunkan tingkat resiko bencana di Sulbar dapat diturunkan dengan program yang dilaksanakan tersebut," ujarnya.(Ant)

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment