Pria Banyuwangi Nekat Potong Kelamin Sendiri, Gara-gara Apa?

09 Februari 2023 02:43
Penulis: Mochammad Rizki, news
Ilustrasi. (Net)

Sahabat.com - Pria di Banyuwangi, Jawa Timur memotong kelaminnya sendiri. Pria inisial S (58) warga Desa Gendoh, Kecamatan Sempu itu kini dirawat di rumah sakit.

Kapolsek Sempu AKP Karyadi menjelaskan, peristiwa ini terjadi pada Minggu (5/2/2023) malam. "Iya benar. Kejadiannya Minggu malam sekitar jam setengah 7," ujarnya, Kamis (9/2/2023).

Dia mengatakan aksi potong kelamin sendiri di sawah dengan benda tajam itu baru diketahui saat pria itu pulang. Tetangga di rumahnya yang mengetahui hal itu segera menolongnya membawa ke rumah sakit.

Karyadi menuturkan, berdasarkan keterangan tetangga, S memang beberapa kali mencoba bunuh diri. Aksi percobaan bunuh diri itu seperti menusuk perut hingga mencekik lehernya sendiri.

"Pernah menusuk perutnya sendiri. Pernah juga mencekik lehernya sendiri. Ya, menurut tetangga yang diketahui sudah beberapa kali seperti itu," kata dia. 

Direktur RSUD Genteng Siti Asiyah Anggraeni membenarkan telah menerima pasien yang dirujuk dari Puskesmas yang telah memotong alat kelaminnya.

"Kemarin datang dari Puskesmas itu sudah dalam keadaan beku darahnya. Kalau darahnya sampai beku berarti, kan, sudah cukup lama," kata Asiyah.

Asiyah pun memastikan bahwa selain kondisi kelamin pria yang tadinya mengucurkan darah hingga darah itu membeku usai dipotong, kelamin pria itu memang benar-benar sudah terputus saat dirujuk ke RSUD Genteng. Dia juga mengatakan bahwa penis pria itu tidak bisa disambung lagi.

Menurut Asiyah, dirinya sempat menanyakan kepada istri korban alasan suaminya nekat memotong kelaminnya. Tapi istrinya tak mengaku tak tahu.

"Istrinya nggak tahu apa-apa. Saya tanya bilangnya tahu-tahu sudah dibawa sama orang-orang dalam keadaan berdarah-darah," kata Asiyah.

Asiyah mengatakan S yang telah memotong sendiri alat kelaminnya juga sulit diajak berbicara. Ketika ditanya pria itu menjawab singkat dan seringkali sekenanya saja.

"Bapaknya ini nggak bisa diajak ngomong banyak. Jadi ya nggak banyak cerita tentang kenapa dia nekat melakukan itu," kata dia.

Asiyah menyiratkan sebenarnya jika potongan alat kelamin itu masih ada, penyambungan masih bisa dilakukan. Namun masalahnya, potongan itu kini sudah hilang.

"Apa yang mau disambung? Saya tanya ke istrinya, ini sambungannya mana? Nggak tahu, katanya. Sudah hilang," tandas Asiyah.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment