Sahabat.com - Dinas Lingkungan Hidup mencatat penurunan indeks standar pencemar udara (ISPU) di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang Mustain menyampaikan bahwa ISPU di Kota Palembang yang sempat mencapai angka 300 (berbahaya) sudah turun menjadi 131 (tidak sehat).
"Alhamdulillah mulai membaik dibandingkan hari-hari sebelumnya," katanya di Palembang, Kamis.
"Namun, kami tetap menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar karena ISPU masih masuk kategori tidak sehat," ia menambahkan.
Kabut asap pada Kamis masih meliputi Kota Palembang, tetapi sudah tidak separah sebelumnya.
Mustain meminta warga tidak melakukan kegiatan yang dapat memicu kebakaran dan memperburuk pencemaran udara agar mutu udara di Kota Palembang segera membaik.
ISPU dihitung berdasarkan hasil pengukuran parameter PM10, PM2.5, NO2, SO2, CO, O3, dan hidrokarbon.
Angka ISPU digunakan untuk menggambarkan kondisi mutu udara ambien di lokasi tertentu berdasarkan dampaknya terhadap kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya.(Ant)
0 Komentar
Jangan Ragu Manfaatkan USG Payudara Gratis di Puskesmas
Tren Downgrade Lifestyle Makin Ramai, Masyarakat Pilih Hidup Lebih Hemat
Seperlima Penyakit Penyebab Disabilitas Disumbang oleh Katarak
Rumah Oksigen dan Masker untuk Warga Terdampak Karhutla
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Leave a comment