Sahabat.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak para perempuan, khususnya ibu-ibu, untuk lebih peduli terhadap kesehatan payudara dengan rutin melakukan SADARI atau Periksa Payudara Sendiri.
Langkah sederhana tersebut dinilai penting sebagai upaya deteksi dini terhadap kemungkinan adanya kelainan pada payudara, termasuk benjolan yang perlu diperiksakan lebih lanjut.
Menkes menekankan pentingnya deteksi dini mengingat kanker payudara menjadi salah satu penyakit kanker yang perlu mendapat perhatian serius.
Kisah Ibu Novia, Benjolan Cepat Terdeteksi Berkat Skrining
Pentingnya pemeriksaan dini salah satunya tercermin dari pengalaman Ibu Novia.
Tahun lalu, Novia menjalani skrining USG payudara di Puskesmas. Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan benjolan pada payudara sebelah kiri.
Ia kemudian segera dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk biopsi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa benjolan tersebut merupakan tumor jinak.
Pengalaman tersebut membuat Novia semakin menyadari pentingnya pemeriksaan sejak dini. Ketika kembali merasakan adanya benjolan baru, ia tidak menunda untuk kembali menjalani skrining.
Langkah cepat seperti itu diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat agar tidak mengabaikan perubahan atau kelainan yang ditemukan pada tubuh.
Rutin Lakukan SADARI
Menkes juga mengajak perempuan untuk membiasakan diri melakukan SADARI secara rutin.
Pemeriksaan dapat dilakukan secara mandiri, salah satunya dengan memperhatikan kondisi payudara di depan cermin. Pemeriksaan umumnya dilakukan setelah masa menstruasi, ketika kondisi payudara lebih mudah diamati.
Apabila menemukan perubahan yang tidak biasa, seperti bentuk payudara yang tampak tidak simetris atau muncul benjolan, masyarakat dianjurkan untuk tidak mengabaikannya.
Ada Benjolan? Jangan Takut Periksa
Jika menemukan sesuatu yang tidak biasa saat melakukan pemeriksaan mandiri, perempuan dianjurkan segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Menkes mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan payudara yang tersedia di Puskesmas agar kelainan dapat diketahui dan ditindaklanjuti sedini mungkin.
“Jangan takut periksa dan jangan menunggu sampai keluhan semakin berat,” menjadi pesan utama dalam pentingnya menjaga kesehatan payudara.
Deteksi dini tidak selalu berarti seseorang mengidap kanker. Namun, pemeriksaan sejak awal dapat membantu mengetahui penyebab kelainan dan menentukan langkah penanganan yang tepat.
Jadi, mulai sekarang jangan abaikan perubahan sekecil apa pun. Rutin lakukan SADARI dan segera periksakan diri ke tenaga kesehatan jika menemukan benjolan atau perubahan yang mencurigakan.
Sumber: IG Kemenkes
0 Komentar
Jangan Ragu Manfaatkan USG Payudara Gratis di Puskesmas
Tren Downgrade Lifestyle Makin Ramai, Masyarakat Pilih Hidup Lebih Hemat
Seperlima Penyakit Penyebab Disabilitas Disumbang oleh Katarak
Rumah Oksigen dan Masker untuk Warga Terdampak Karhutla
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Leave a comment