Sahabat.com - Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (KBST) merancang kamus bahasa daerah Suku Moronene di Kabupaten Bombana, Sultra, sebagai upaya pelestarian bahasa daerah tersebut.
Kepala Kantor Bahasa Sultra Uniawati dalam keterangan tertulisnya di Kendari, Jumat mengatakan pada tahun 2023 ini, pihaknya sedang melakukan inventarisasi bahasa Moronene di Kabupaten Bombana.
"Tim mengumpulkan data dari wilayah daratan, khususnya di Kecamatan Rumbia. Pengumpulan data kosakata dan istilah pada bahasa Moronene, selain untuk menjaring kosakata khas, unik, dan eufonik, juga sebagai bahan penyusun kamus bahasa daerah," katanya.
Ia menyebut, pengayaan kosakata terus diupayakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (KBST).
Lebih lanjut kata Uniawati, langkah pertama dalam pengayaan kosakata adalah inventarisasi kosakata dan istilah melalui pengambilan data lapangan secara langsung.
"Inventarisasi dilaksanakan selama sembilan hari, sejak 30 Januari 2023 sampai 7 Januari 2023. Ini dilakukan oleh tim dari Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Perkamusan dan Peristilahan KBST," ujar dia.
Dia menyampaikan melalui pengumpulan data ini, pihaknya juga mendapatkan informasi bahwa di Kabupaten Bombana telah dilakukan berbagai upaya untuk melestarikan dan mengembangkan bahasa daerah.
Hal tersebut dilakukan melalui mata pelajaran muatan lokal yang masih diberlakukan di jenjang sekolah dasar. Selain itu, ada upaya pendokumentasian bahasa dari pihak luar, seperti SIL, melalui David Andersen.
"Tidak hanya dari segi bahasa, mereka juga melestarikan budaya setempat, seperti perbaikan terhadap rumah adat Moronene," jelasnya.
Dia menambahkan, selain di wilayah daratan Kabupaten Bombana, pengambilan data juga akan dilaksanakan di kepulauan tepatnya di Pulau Kabaena.(Ant)
0 Komentar
Jangan Ragu Manfaatkan USG Payudara Gratis di Puskesmas
Tren Downgrade Lifestyle Makin Ramai, Masyarakat Pilih Hidup Lebih Hemat
Seperlima Penyakit Penyebab Disabilitas Disumbang oleh Katarak
Rumah Oksigen dan Masker untuk Warga Terdampak Karhutla
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Leave a comment