Sahabat.com - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Gorontalo memberikan pelatihan tarian tradisional bagi anak didik pemasyarakatan di daerah itu, Selasa.
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Provinsi Gorontalo Bagus Kurniawan mengatakan pelatihan itu program pembinaan kemandirian bagi anak didik.
"Ini adalah program pembinaan, bagaimana mereka belajar dan menghargai seni," ucap dia usai kegiatan itu.
Menurut dia, pemberian pelatihan tarian tradisional akan bermanfaat saat mereka telah berada di tengah masyarakat lagi.
"Dengan ini mereka lebih menghargai sejarah Gorontalo," ujar dia.
Kepala LPKA Kelas II Gorontalo Irfan Ibrahim Sofan mengatakan pelatihan diikuti sembilan anal didik pemasyarakatan setempat.
Ia menjelaskan program pembinaan bersifat mengembangkan potensi dan bakat anak didik sebagai salah satu kegiatan yang mendukung tumbuh kembang dan kapasitas mereka.
Pelatihan tarian itu, kata dia, agar anak binaan memiliki pengetahuan dan keterampilan menari serta sebagai upaya agar anak sebagai generasi penerus dapat mengetahui dan melestarikan tarian daerah Gorontalo.
Kegiatan itu juga untuk membentuk anak didik pemasyarakatan menjadi pribadi lebih baik, menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindak pidana, sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat.
Kegiatan pelatihan tarian tradisional bagi anak didik pemasyarakatan tersebut digelar selama 7-13 Februari 2023.(Ant)
0 Komentar
Jangan Ragu Manfaatkan USG Payudara Gratis di Puskesmas
Tren Downgrade Lifestyle Makin Ramai, Masyarakat Pilih Hidup Lebih Hemat
Seperlima Penyakit Penyebab Disabilitas Disumbang oleh Katarak
Rumah Oksigen dan Masker untuk Warga Terdampak Karhutla
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Leave a comment