Sahabat.com - Pasukan Israel menembak mati dua warga Palestina di Tepi Barat pada Kamis (9/11/2023).
Hal ini membuat jumlah korban tewas di wilayah pendudukan menjadi 165 orang sejak 7 Oktober, kata Kementerian Kesehatan, seperti dilaporkan Anadolu Agency.
Dalam pernyataannya, Kementerian Kesehatan mengatakan, seorang pria berusia 51 tahun ditembak mati di kota Beit Fajjar, selatan Bethlehem, dan seorang pria berusia 30 tahun tewas di kota Dura, selatan Hebron.
Menurut saksi mata, pasukan Israel melancarkan serangan militer ke kamp pengungsi Jenin dan al-Amari pada Kamis (9/11/2023) di tengah bentrokan dengan orang-orang bersenjata Palestina.
Ketegangan meningkat di Tepi Barat sejak 7 Oktober di tengah serangan militer Israel di Jalur Gaza.
Setidaknya 165 warga Palestina telah terbunuh dan lebih dari 2.280 lainnya telah ditangkap oleh tentara Israel di wilayah pendudukan sejak saat itu, menurut data Palestina.
Israel telah melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza sejak serangan lintas batas oleh kelompok militan Palestina Hamas sebulan lalu.
Setidaknya 10.569 warga Palestina, termasuk 4.324 anak-anak dan 2.823 wanita, telah terbunuh sejak 7 Oktober. Sementara itu, jumlah korban tewas di Israel hampir 1.600 orang, menurut angka resmi.
0 Komentar
Komitmen Cikarang Listrindo Terhadap Keberlanjutan Aspek Lingkungan
Krisis Kemanusiaan Menghantam 3 Juta Anak di Republik Afrika Tengah
300 Ribu Anak Mengungsi, Dampak Kekerasan Geng Haiti
Ditjen Imigrasi Tetapkan Wilayah Koordinasi bagi Petugas Imigrasi di Perwakilan RI
Meninggal Dunia, Pria Tergemuk di Inggris Dievakuasi 6 Unit Damkar
Diserang Ransomware, 18 Rumah Sakit di Rumania Lumpuh
Leave a comment