Sahabat.com - Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) memperpanjang masa tanggap darurat sampah selama 14 hari ke depan, karena tempat pembuangan akhir (TPA) Regional belum bisa dimanfaatkan akibat terdampak longsor.
Pj Wali Kota Payakumbuh Jasman di Payakumbuh, Kamis, mengatakan perpanjangan masa tanggap darurat sampah selama 14 hari ke depan tersebut, untuk menyelesaikan persoalan sampah kota yang menumpuk, karena tidak bisa dibuang ke TPA Regional Payakumbuh.
"Sekarang kita membuang sampah dari Kota Payakumbuh ke TPA Air Dingin, Padang. Namun, itu hanya solusi jangka pendek," katanya.
Ia mengaku telah menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk segera menyewa armada atau kendaraan yang dapat digunakan mengangkut sampah ke TPA Kota Padang, karena masih adanya penumpukan sampah di jalan utama.
"Kondisinya sekarang masih banyak sampah yang menumpuk belum terselesaikan. Untuk mengatasi penumpukan sampah tersebut, kita harus menyewa kendaraan hari ini juga," katanya.
Ia mengatakan armada atau kendaraan pengangkut sampah di Kota Payakumbuh saat ini tidak mencukupi untuk membawa sampah dari kota ini ke TPA Kota Padang, sehingga sampah masih tertumpuk.
"Oleh karena itu, kita membutuhkan kerja sama dengan pihak ketiga agar permasalahan sampah yang tertumpuk saat ini dapat kita selesaikan," ujarnya.
Untuk mengatasi sampah yang saat ini menumpuk di sepanjang jalan utama langsung dipindahkan ke tiga depo atau tempat penampungan sampah sementara yang ada di Kota Payakumbuh. "Nanti truk kita ditambah dengan sewa untuk membawa ke TPA Kota Padang," katanya.
Jasman mengatakan Pemkot Payakumbuh saat ini menyiapkan TPAS agar dapat segera digunakan, sehingga pembuangan sampah tidak terlalu jauh ke Kota Padang yang berjarak 120 km dari Payakumbuh.
Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Regional Payakumbuh ditutup sementara akibat longsor yang terjadi pada Rabu (20/12/2023) dini hari.(Ant)
0 Komentar
Jangan Ragu Manfaatkan USG Payudara Gratis di Puskesmas
Tren Downgrade Lifestyle Makin Ramai, Masyarakat Pilih Hidup Lebih Hemat
Seperlima Penyakit Penyebab Disabilitas Disumbang oleh Katarak
Rumah Oksigen dan Masker untuk Warga Terdampak Karhutla
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Leave a comment