Sahabat.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten mencatat sebanyak 4.154 unit lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) telah terpasang di wilayah tersebut melalui program Tangerang Benderang tahun 2023.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Achmad Taufik di Tangerang, Rabu menjelaskan dari ribuan unit PJU tersebut telah terpasang di ruas jalan yang masuk dalam status jalan wewenang pemerintahan kabupaten.
"Tahun 2023 ini telah terbangun sebanyak 4.154 unit PJU melalui program Tangerang Benderang. Dan perlu disampaikan bahwa PJU yang telah terbangun ini ada di ruas jalan kabupaten, mengingat masing masing status jalan memiliki wewenangnya masing-masing, ada dari pemprov dan pemerintah pusat," katanya.
Menurut dia, dalam pembangunan tersebut ditujukan sebagai meminimalkan tindak kriminal di wilayah yang minim adanya pencahayaan.
Sementara itu, untuk tahun 2024, kata Taufik, Pemkab Tangerang melalui dinas perhubungan menargetkan untuk memasang 2.000 unit PJU. Ribuan unit tersebut akan terpasang di daerah yang masuk ke dalam titik prioritas.
Titik prioritas tersebut antara lain adalah daerah rawan kriminal, daerah rawan kecelakaan serta area jalan persimpangan.
"Tentu kita terus berupaya untuk melakukan pembangunan, perbaikan dan perawatan PJU untuk menerangi titik-titik yang dirasa masih kurang penerangan. Sementara ini kita targetkan 2.000 unit, mudah-mudahan ke depan akan terus kita tambah dengan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada," ujarnya.
Terkait adanya PJU yang mati, ia meminta kepada masyarakat untuk segera melapor melalui kanal pengaduan yang ada. Sebab, Dishub Kabupaten Tangerang akan segera mengirimkan personel untuk memperbaiki lampu PJU tersebut.
"Segera lapor kepada kami jika menemukan lampu PJU yang mati, bisa melalui sosial media maupun melalui kanal pengaduan SP4N LAPOR!. Disamping itu juga kami meminta partisipatif aktif dari masyarakat untuk menjaga dan mengawasi PJU yang telah terpasang di jalan," kata dia.(Ant)
0 Komentar
Jangan Ragu Manfaatkan USG Payudara Gratis di Puskesmas
Tren Downgrade Lifestyle Makin Ramai, Masyarakat Pilih Hidup Lebih Hemat
Seperlima Penyakit Penyebab Disabilitas Disumbang oleh Katarak
Rumah Oksigen dan Masker untuk Warga Terdampak Karhutla
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Leave a comment