Sahabat.com - Seorang remaja Palestina tewas, dan dua lainnya terluka pada Kamis (2/3/2023) akibat ditembak tentara Israel di sebuah desa di timur kota Qalqilya, Tepi Barat utara, kata Kementerian Kesehatan Palestina dalam pernyataan pers.
Mohamed Islamm, remaja Palestina berusia 15 tahun itu tewas setelah ditembak dari belakang oleh tentara Israel yang menyerbu desa Azzun, kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (3/3/3023).
Sementara dari dua remaja yang terluka, satu dalam kondisi serius dan dirawat di unit perawatan intensif di rumah sakit pemerintah di kota, tempat dokter berusaha menyelamatkan nyawanya, menurut pernyataan tersebut.
Pernyataan itu tidak menambahkan rincian lebih lanjut. Namun, gubernur Qalqilya Rafeh Rawajbeh mengatakan kepada Xinhua, tentara Israel melepaskan tembakan ke arah remaja tersebut selama bentrokan yang terjadi di dekat jalan utama kota.
"Ini adalah kejahatan mengerikan yang harus dikutuk karena pasukan Israel secara langsung menargetkan anak laki-laki itu," katanya.
Pihak berwenang Israel tidak mengomentari kematian remaja itu. Radio Israel, yang mengutip sumber militer Israel melaporkan, tentara Israel melepaskan tembakan ke arah warga Palestina setelah mereka melemparkan botol bom Molotov ke pemukim Israel di dekat Qalqilya.
Kematian Mohamed Islam terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Palestina yang telah berlangsung sejak 1 Januari. Angka resmi Palestina menunjukkan 68 warga Palestina telah dibunuh oleh tentara Israel sepanjang tahun ini.
Sementara itu, angka resmi Israel mengungkapkan, 13 warga Israel tewas dalam serangan yang dilakukan oleh warga Palestina.
0 Komentar
Komitmen Cikarang Listrindo Terhadap Keberlanjutan Aspek Lingkungan
Krisis Kemanusiaan Menghantam 3 Juta Anak di Republik Afrika Tengah
300 Ribu Anak Mengungsi, Dampak Kekerasan Geng Haiti
Ditjen Imigrasi Tetapkan Wilayah Koordinasi bagi Petugas Imigrasi di Perwakilan RI
Meninggal Dunia, Pria Tergemuk di Inggris Dievakuasi 6 Unit Damkar
Diserang Ransomware, 18 Rumah Sakit di Rumania Lumpuh
Leave a comment