Terjebak 5 Jam di Mesin Kimia, Ayah Dua Anak Ini Meninggal Tragis Saat Bekerja

15 Januari 2026 16:55
Penulis: Alamsyah, news
Jose Fernando Partida, korban kecelakaan kerja di pabrik kimia Arizona, yang meninggal dunia setelah terjebak di dalam mesin pencampur bahan kimia.

Sahabat.com - Rutinitas kerja yang dijalani setiap hari berubah menjadi tragedi memilukan bagi keluarga Jose Fernando Partida. Pria berusia 57 tahun itu meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja fatal saat membersihkan mesin pencampur bahan kimia di tempatnya bekerja, Gowan Milling LLC, Yuma, Arizona. Kejadian nahas tersebut terjadi pada 4 Januari dan langsung mengguncang banyak pihak, terutama keluarga yang ditinggalkan.

Saat itu, Jose tengah membersihkan bagian dalam mesin chemical mixer. Seorang rekan kerja sempat masuk ke dalam mesin bersamanya, namun secara tiba-tiba mesin tersebut menyala. Rekannya berhasil menyelamatkan diri, tetapi Jose tidak sempat keluar dan terjebak di dalam mesin tersebut selama kurang lebih lima jam. Tim pemadam kebakaran dan hazmat harus melakukan proses evakuasi yang rumit dengan mematikan aliran listrik sebelum akhirnya berhasil mengeluarkannya.

Jose mengalami luka berat, mulai dari tulang rusuk patah, patah kaki dan tangan, hingga memar di sekujur tubuh. Ia segera dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada 10 Januari. Duka mendalam dirasakan keluarganya, terutama sang putra, Omar Partida.

“Saat mereka menelepon dan bilang ayah saya mengalami kecelakaan, saya kira itu kecelakaan kecil,” ujar Omar. “Yang paling menyedihkan adalah waktu dia terjebak di sana dan dia memohon minta tolong. Membayangkan dia menahan rasa sakit selama lima jam itu sangat menyiksa. Ayah saya tidak pantas mengalami semua itu.”

Pihak Gowan Milling LLC menyatakan telah menjalankan prosedur darurat begitu mengetahui insiden tersebut. “Kami sangat berduka atas kepergian karyawan kami. Keselamatan pekerja adalah prioritas utama, dan kami sedang melakukan investigasi serta bekerja sama dengan pihak berwenang,” tulis perusahaan dalam pernyataan resminya.

Bagi keluarga, Jose dikenal sebagai sosok hangat dan penuh cinta. “Dia selalu ada saat kami punya masalah dan selalu punya jawaban,” kata Omar. “Sekarang rasanya sangat kosong.”

Untuk membantu biaya medis dan pemakaman, keluarga membuka donasi melalui GoFundMe. Dalam keterangannya, Jose digambarkan sebagai pria ceria yang mencintai hidup, musik, sepak bola, dan terutama keluarganya.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment