Sahabat.com - Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan di Jakarta Selatan menyediakan sejumlah mobil dan sepeda listrik bagi para pengunjung untuk memudahkan mobilitas selama berwisata.
"Kami menyediakan sebanyak lima unit sepeda listrik dan empat unit mobil mini (buggy car)," kata Hubungan Masyarakat (Humas) UPK PBB Setu Babakan Risma Nabella saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Nabella mengatakan, dengan adanya layanan kendaraan berbahan bakar listrik ini masyarakat bisa semakin tertarik mengunjungi serta mempelajari budaya Betawi di tempat wisata tersebut.
Dia menambahkan, adanya dua kendaraan ini merupakan kolaborasi antara Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Perkampungan Budaya Betawi berkolaborasi dengan PLN UID Jakarta Raya.
Kolaborasi ini sebagai peringatan Hari Pengurangan Emisi CO2 Internasional dan peresmian program gaya hidup yang memanfaatkan listrik (electrifying lifestyle) di UPK PBB Setu Babakan.
Bagi para pengunjung yang tertarik memakai mobil dan sepeda listrik nantinya dikenakan tarif menyewa sesuai rute maupun waktu per jamnya.
"Sewa mobil dikenakan Rp75 ribu dengan rute ke Kampung Ismail Marzuki sekaligus
Rp50 ribu dengan rute portan teladan balik halte,m dan sewa sepeda dikenakan Rp20 ribu per jam," katanya.
Pengelola UPK PBB Setu Babakan akan terus menambah fasilitas demi kenyamanan dan keamanan pengunjung selama berwisata di Kampung Budaya Betawi. Saat ini kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan memiliki luas area sekitar 289 hektare (ha).
Kawasan ini juga dibagi menjadi lima zona, yakni zona embrio yang berisi bangunan awal Kampung Budaya Setu Babakan, zona A, zona B atau tempat produksi batik, zona C pulau dengan replika perkampungan Betawi dan zona pengembangan.
Untuk zona A, saat ini merupakan zona utama yang telah dilengkapi dengan gedung museum, panggung terbuka, rumah-rumah adat, gedung serba guna dan kantor pengelola.(Ant)
0 Komentar
Jangan Ragu Manfaatkan USG Payudara Gratis di Puskesmas
Tren Downgrade Lifestyle Makin Ramai, Masyarakat Pilih Hidup Lebih Hemat
Seperlima Penyakit Penyebab Disabilitas Disumbang oleh Katarak
Rumah Oksigen dan Masker untuk Warga Terdampak Karhutla
KPAI Dapati 1,14 Juta Anak Masih Jadi Pekerja Anak
Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi
Siap Galau Bareng Lyodra hingga Afgan di Pesona Nusantara NTV
Leave a comment