Sahabat.com - Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat menerima insentif fiskal kinerja tahun berjalan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sebesar Rp9, 94 miliar yang digunakan untuk ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di daerah tersebut.
"Dana nantinya kami gunakan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi diantaranya dalam bentuk subsidi pangan terhadap masyarakat miskin," kata Bupati Kayong Utara Citra Duani, di Kayong Utara, Selasa.
Untuk diketahui, dana insentif fiskal kinerja tahun berjalan itu diperoleh sebagai kompensasi penghargaan yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten Kayong Utara sebagai pemerintah daerah dengan kinerja terbaik tingkat nasional dalam rangka pengendalian inflasi daerah Tahun 2023 periode pertama menurut provinsi, kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
Disampaikan Duani, dana insentif itu nantinya akan dipergunakan untuk membuka pasar murah sembilan bahan pokok (sembako) untuk warga tidak mampu.
Selain itu, untuk peningkatan produktivitas khususnya sektor pertanian dan perikanan, subsidi akses transportasi dan perlindungan sosial di Kayong Utara.
"Kami terus berupaya mengatasi inflasi di daerah," ucapnya.
Dikatakan Duani, penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tersebut diterimanya langsung di Gedung Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, di Jakarta, Senin (31/7) kemarin.
Penerimaan penghargaan tersebut berdasarkan surat undangan Menteri Dalam Negeri nomor: 500.2.3/3926/SJ Tanggal 28 Juli 2023 Tentang pemberian apresiasi kepada pemerintah dengan kinerja pengendalian inflasi terbaik pada periode I bulan berjalan Tahun 2023.
"Dari seluruh Indonesia jumlah kabupaten yang diundang untuk menerima penghargaan hanya 24 kabupaten, sedangkan untuk kota ada enam kota dan provinsi hanya tiga, untuk Kalbar diwakili dua kabupaten yaitu Kayong Utara dan Sintang," jelas Citra Duani.(Ant)
0 Komentar
Ubedilah Badrun Soroti Kasus Aktivis, Dorong Evaluasi MBG dan Penguatan Reformasi Polri
Waspadai Penyusupan Anarko di Hari Perempuan Internasional
Islah Bahrawi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Berisiko Hambat Respons Keamanan Negara
Potensi Anarko di Balik Demo 17+8, Mahasiswa Diminta Waspada
Surya Paloh Ketemu Jokowi, Anies: Tontonan Aja Itu
Ratusan Pekerja Offshore Upstream Pertamina Regional Jawa Nyoblos di TPS di Tengah Laut
8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, PDI Perjuangan Hattrick
668 TPS di Jawa Hingga Papua Harus Melakukan Pemungutan Suara Susulan akibat Bencana dan Kerusuhan
Megawati akan Nyoblos di TPS Kebagusan Jaksel
Leave a comment