Sahabat.com - Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menyampaikan proses pemerintahan Kabinet Indonesia Maju tetap berjalan efektif di masa kampanye Pilpres 2024.
“Proses pemerintahan tetap berjalan, hari ini saja ada rapat internal, kemudian ratas, saya kira menteri-menteri menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing seperti biasa,” kata Ari Dwipayana dalam keterangan kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Untuk diketahui masa kampanye Pemilu 2024 dimulai hari ini, Selasa, 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Terdapat dua menteri Jokowi yang maju dalam Pilpres 2024 sebagai calon presiden dan wakil presiden, sedangkan sejumlah menteri juga tercatat masuk dalam tim pemenangan Pilpres.
Ari mengatakan pengajuan dan pelaksanaan cuti kampanye bagi menteri yang maju sebagai calon presiden atau wakil presiden serta menteri yang menjadi anggota partai politik atau masuk tim kampanye sudah diatur dengan jelas pada Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2023.
“Dan itu tentu ada juga mekanisme internal untuk mengaturnya apakah di situ ada wakil menteri yang menjalankan tugasnya, atau seperti apa, sudah dikelola dengan baik, intinya pemerintahan tetap berjalan dengan normal,” ujarnya.
Menurut Ari para menteri sudah mengetahui pekerjaan yang harus diselesaikan dan yang menjadi harapan Presiden Joko Widodo selaku kepala pemerintahan.
Ari pun kembali menekankan bahwa pemerintahan tidak pernah berhenti, yang dapat dilihat dari padatnya jadwal rapat kabinet serta kunjungan Presiden ke daerah dan luar negeri.
“Itu artinya pemerintahan tidak pernah berhenti, tetap jalan,” kata dia.(Ant)
0 Komentar
Islah Bahrawi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Berisiko Hambat Respons Keamanan Negara
Potensi Anarko di Balik Demo 17+8, Mahasiswa Diminta Waspada
Surya Paloh Ketemu Jokowi, Anies: Tontonan Aja Itu
Ratusan Pekerja Offshore Upstream Pertamina Regional Jawa Nyoblos di TPS di Tengah Laut
8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, PDI Perjuangan Hattrick
668 TPS di Jawa Hingga Papua Harus Melakukan Pemungutan Suara Susulan akibat Bencana dan Kerusuhan
Megawati akan Nyoblos di TPS Kebagusan Jaksel
TPN Ungkap Keresahan Publik terhadap Quick Count, Fair atau Tidak?
Leave a comment