Sahabat.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan kegiatan patroli pengawasan kawal hak pilih pemilu 2024.
Anggota Bawaslu Sulbar, Usman Sanjaya di Mamuju, Senin mengatakan, patroli pengawasan kawal hak pilih dilaksanakan Bawaslu Sulbar di seluruh Kabupaten Sulbar.
Ia mengatakan, patroli pengawasan kawal hak pilih dilaksanakan pada tahapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih sebagai program peninjauan lapangan dari hasil pengawasan yang telah dilakukan oleh Panwaslu Kelurahan Desa (PKD).
"Patroli untuk meninjau kondisi lapangan terhadap adanya dugaan pemilih yang belum dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih oleh penyelenggara pemilu di Sulbar," katanya.
Menurut dia, Bawaslu Sulbar ingin memastikan hak pilih setiap warga negara Indonesia terpenuhi dan terlindungi sehingga patroli ini dilaksanakan.
Ia meminta, kepada PKD yang melaksanakan tugas untuk senantiasa berkoordinasi dengan Panwaslu kecamatan untuk dilakukan tindak lanjut, ketika terdapat masyarakat yang belum dicoklit data pemilih agar dapat menjadi pemilih di pemilu 2024.
"Bawaslu Sulbar juga melakukan pembinaan kepada PKD maupun Panwaslu Kecamatan agar saling berkoordinasi mengawasi pemuktahiran data pemilih dan harus dipastikan tidak ada masyarakat yang kehilangan hak pilihnya di pemilu," katanya.
Ia berharap penyelenggara pemilu di Sulbar dapat maksimal melakukan Coklit data pemilih dan meminta masyarakat yang belum terdata sebagai pemilih untuk segera melaporkan sehingga data memiliki hak pilih di pemilu 2024.(Ant)
0 Komentar
Islah Bahrawi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Berisiko Hambat Respons Keamanan Negara
Potensi Anarko di Balik Demo 17+8, Mahasiswa Diminta Waspada
Surya Paloh Ketemu Jokowi, Anies: Tontonan Aja Itu
Ratusan Pekerja Offshore Upstream Pertamina Regional Jawa Nyoblos di TPS di Tengah Laut
8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, PDI Perjuangan Hattrick
668 TPS di Jawa Hingga Papua Harus Melakukan Pemungutan Suara Susulan akibat Bencana dan Kerusuhan
Megawati akan Nyoblos di TPS Kebagusan Jaksel
TPN Ungkap Keresahan Publik terhadap Quick Count, Fair atau Tidak?
Leave a comment