Sahabat.com - Kalangan perempuan Papua diminta lebih percaya diri dan cerdas dalam berpolitik karena mereka mempunyai talenta yang sama dengan laki- laki.
"Perempuan Papua harus berdaya dan cerdas karena mempunyai potensi diri yang tidak kalah dengan pria," kata Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap pada Seminar Hari Kartini Ke-144 di Biak, Selasa.
Bupati mengatakan jika kemampuan potensi diri perempuan diberdayakan dan diberi ruang dalam organisasi mana pun maka dapat membentuk karakter kaum perempuan.
Hal lain yang harus dimiliki perempuan Papua, menurut dia, adalah harus berani, percaya diri, dan mengenal diri sendiri.
Ia mengingatkan perempuan harus mengetahui kelebihan, kekurangan, peluang, dan tantangan yang dihadapi perempuan.
"Ini penting harus menjadi perubahan dalam menatap politik pada Pemilu 2024," katanya.
Ia mengingatkan tantangan perempuan dalam berpolitik pasti ada namun karena perempuan Papua percaya diri dan hebat maka diharapkan dapat mengatasi tantangan.
Sementara itu, Pelaksana Harian Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Biak Yemima M. Insiren mengatakan hak politik bagi perempuan mendapat perlindungan sesuai peraturan perundang-undangan.
"Dalam pengajuan caleg DPR, DPRD provins,i dan kabupaten/kota dari partai politik wajib mendapatkan kuota 30 persen," katanya.
Ia mengatakan perempuan harus membentuk karakter pribadi sendiri dan tak boleh minder dengan kondisinya.
"Menjadi perempuan yang cerdas dalam berpolitik merupakan sebuah harapan mewujudkan kehidupan lebih baik," ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana Peringatan Hari Kartin Ke-144 Biak Yohana Naap mengatakan melalui seminar perempuan berdaya dan cerdas dalam berpolitik maka dapat membekali diri dan menatap kehidupan yang lebih baik.
"Peserta yang ikut seminar mencapai 200 orang terdiri atas perwakilan organisasi perempuan, mahasiswi berbagai perguruan tinggi serta siswi SMA Negeri 1 Biak," katanya.(Ant)
0 Komentar
Ubedilah Badrun Soroti Kasus Aktivis, Dorong Evaluasi MBG dan Penguatan Reformasi Polri
Waspadai Penyusupan Anarko di Hari Perempuan Internasional
Islah Bahrawi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Berisiko Hambat Respons Keamanan Negara
Potensi Anarko di Balik Demo 17+8, Mahasiswa Diminta Waspada
Surya Paloh Ketemu Jokowi, Anies: Tontonan Aja Itu
Ratusan Pekerja Offshore Upstream Pertamina Regional Jawa Nyoblos di TPS di Tengah Laut
8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, PDI Perjuangan Hattrick
668 TPS di Jawa Hingga Papua Harus Melakukan Pemungutan Suara Susulan akibat Bencana dan Kerusuhan
Megawati akan Nyoblos di TPS Kebagusan Jaksel
Leave a comment