Sahabat.com - Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng), Hendra Lesmana meminta para pelajar SMA/SMK atau sederajat di kabupaten setempat yang telah memiliki hak pilih agar menjadi pemilih pemula yang cerdas pada Pemilu 2024.
"Sebab pemerintah kabupaten bersama instansi terkait lainnya saat ini semakin intens dalam melakukan literasi politik kepada pemilih pemula," kata Hendra Lesmana di Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Kamis.
Menurutnya, melalui kegiatan literasi maupun pendidikan politik kepada pemilih muda atau pemula, diharapkan mereka dapat menjadi pemilih yang cerdas dengan mengedepankan rasionalitas dalam menentukan pilihannya.
"Peran dari pemilih muda dalam Pemilu berada antara antusiasme dan apatisme politik, pada satu sisi sangat bersemangat dan ingin mengetahui seputar pemilu," ucapnya.
Maka kegiatan edukasi terkait pemilu harus terus dilakukan dan berkelanjutan kepada para pemilih pemula. Kegiatan ini juga untuk mencegah terjadinya politisasi terhadap pemilih pemula akibat minimnya pemahaman terkait dengan teknis pencoblosan, dan lain sebagainya.
Lebih lanjut dia menjelaskan pemilu menjadi wadah dari kedaulatan rakyat untuk memilih anggota DPR, anggota DPD, presiden dan wakil presiden, serta memilih anggota DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota, hingga kepala daerah.
Hendra Lesmana menegaskan dalam menyambut pesta demokrasi yang akan diselenggarakan secara serentak pada Februari 2024, peran generasi muda sangat penting dalam menghadapi persoalan bangsa Indonesia saat ini.
"Bagi para pemilih muda yang masih duduk di bangku sekolah, ikuti pemilu secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil," imbaunya.
Berdasarkan rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) di Lamandau pada 2024, jumlah pemilih tercatat sebanyak 75.387 orang. Klasifikasi generasi pemilih, di antaranya generasi Z sebanyak 23,5 persen atau 17.737 orang, serta generasi Y sebanyak 39,9 persen atau 30.062 orang.(Ant)
0 Komentar
Ubedilah Badrun Soroti Kasus Aktivis, Dorong Evaluasi MBG dan Penguatan Reformasi Polri
Waspadai Penyusupan Anarko di Hari Perempuan Internasional
Islah Bahrawi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Berisiko Hambat Respons Keamanan Negara
Potensi Anarko di Balik Demo 17+8, Mahasiswa Diminta Waspada
Surya Paloh Ketemu Jokowi, Anies: Tontonan Aja Itu
Ratusan Pekerja Offshore Upstream Pertamina Regional Jawa Nyoblos di TPS di Tengah Laut
8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, PDI Perjuangan Hattrick
668 TPS di Jawa Hingga Papua Harus Melakukan Pemungutan Suara Susulan akibat Bencana dan Kerusuhan
Megawati akan Nyoblos di TPS Kebagusan Jaksel
Leave a comment