Sahabat.com - Komandan Kodim 1402/Polewali Mandar di Provinsi Sulawesi Barat, Letkol CZI Sabar Panjaitan, meminta seluruh personel TNI di daerah itu agar meningkatkan wawasan selaku aparat kewilayahan.
"Selaku aparat kewilayahan, personel TNI harus meningkatkan wawasan dan membina hubungan baik dengan seluruh instansi yang ada, sehingga dalam pelaksanaan tugas tidak mendapat hambatan yang berarti," kata dia, di Polewali Mandar, Senin.
Ia juga mengingatkan seluruh personel TNI di Polewali Mandar agar dapat memahami tugasnya sehingga dalam pelaksanaan tugas tidak mendapat hambatan yang berarti.
"Pahami tugas dan percaya diri, adaptasi lingkungan merupakan kunci sukses kegiatan bisa berjalan dengan baik dan lancar," ujar dia.
Selaku aparat kewilayahan, katanya, prajurit TNI harus memahami situasi kondisi wilayahnya, termasuk situasi politik di daerah tugasnya.
"Tugas aparat kewilayahan harus memahami geografi dan demografi dan juga kondisi sosial. Artinya, segala sesuatu yang terkait dengan kehidupan masyarakat di wilayah harus kita pahami untuk mempermudah dalam pelaksanaan pembinaan teritorial," jelasnya.
Ia juga meminta kepada prajurit agar meningkatkan wawasan dan kemampuan agar pelaksanaan pembinaan teritorial dapat berjalan dengan baik sesuai dengan kondisi wilayahnya masing-masing.
"Wawasan harus ditingkatkan dalam rangka menghadapi berbagai dinamika di lapangan yang setiap saat dapat terjadi," katanya.
Pada kesempatan itu, dia kembali mengingatkan terkait netralitas TNI menghadapi pesta demokrasi pada 2024.
Ia meminta seluruh personel TNI agar mentaati penerangan pasukan dari Kepala Staf Angkatan Darat terkait netralitas TNI pada Pemilu 2024, di antaranya tidak memihak dan tidak memberi dukungan kepada partai politik manapun beserta pasangan calon yang diusung serta tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis.
"Juga, tidak memberikan fasilitas tempat/sarana dan prasarana milik TNI AD kepada pasangan calon dan partai politik untuk digunakan sebagai sarana kampanye," katanya.
Ia juga meminta anggotanya agar bekerja tulus dan ikhlas dari lubuk hati yang paling dalam, bekerja pakai akal agar dapat mengambil keputusan yang sehat. "Tingkatkan kemampuan dan wawasan, bekerja dengan tulus dan ikhlas, terakhir pasrahkan semuanya kepada Tuhan," kata dia.(Ant)
0 Komentar
Ubedilah Badrun Soroti Kasus Aktivis, Dorong Evaluasi MBG dan Penguatan Reformasi Polri
Waspadai Penyusupan Anarko di Hari Perempuan Internasional
Islah Bahrawi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Berisiko Hambat Respons Keamanan Negara
Potensi Anarko di Balik Demo 17+8, Mahasiswa Diminta Waspada
Surya Paloh Ketemu Jokowi, Anies: Tontonan Aja Itu
Ratusan Pekerja Offshore Upstream Pertamina Regional Jawa Nyoblos di TPS di Tengah Laut
8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, PDI Perjuangan Hattrick
668 TPS di Jawa Hingga Papua Harus Melakukan Pemungutan Suara Susulan akibat Bencana dan Kerusuhan
Megawati akan Nyoblos di TPS Kebagusan Jaksel
Leave a comment