Sahabat.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi kerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jateng selama dua periode kepemimpinannya.
“Kawan-kawan DPRD Jateng selalu membuka ruang diskusi di tengah perdebatan yang kerap terjadi ketika menyusun kebijakan dan program untuk masyarakat Jateng,” kata Ganjar usai mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jateng, Semarang, Kamis.
Ia menjelaskan tujuan dari perdebatan dengan DPRD Jateng itu untuk memajukan pembangunan maupun menyelesaikan berbagai persoalan di Jateng seperti penurunan kemiskinan, penyediaan akses pendidikan yang luas.
Bersama kalangan DPRD Jateng, Ganjar berhasil menerbitkan banyak kebijakan dan program berdampak diantaranya inisiasi bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), insentif guru keagamaan hingga Program Tuku Lemah Oleh Omah.
“Itu yang kami terharu dan senang. Di tengah perdebatan yang sering kali keras, ada hasil yang bagus,” ujarnya.
Sejumlah inisiasi yang digodok bersama DPRD Jateng juga sukses mendapat perhatian pemerintah pusat untuk dijadikan program nasional seperti sekolah gratis SMKN Jateng, pembangunan Desa Antikorupsi, Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5Ng), hingga Jo Kawin Bocah.
“Bahkan beberapa program itu akan direplikasi di nasional. Kami menyampaikan terima kasih kepada DPRD Provinsi Jawa Tengah,” katanya.
Ganjar berharap DPRD Jateng dapat melanjutkan kerja-kerja terbaiknya bersama Gubernur Jateng selanjutnya agar Provinsi Jateng semakin maju.
Sementara itu, Ketua DPRD Jateng Sumanto menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen atas pengabdian kepada masyarakat Jateng.
“Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Jawa Tengah mengucapkan terima kasih kepada saudara gubernur, wakil gubernur dan apresiasi atas pengabdian serta kerja sama yang baik dengan DPRD sehingga dapat dengan mengawal visi misi pembangunan Jawa Tengah,” ujarnya.(Ant)
0 Komentar
Ubedilah Badrun Soroti Kasus Aktivis, Dorong Evaluasi MBG dan Penguatan Reformasi Polri
Waspadai Penyusupan Anarko di Hari Perempuan Internasional
Islah Bahrawi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Berisiko Hambat Respons Keamanan Negara
Potensi Anarko di Balik Demo 17+8, Mahasiswa Diminta Waspada
Surya Paloh Ketemu Jokowi, Anies: Tontonan Aja Itu
Ratusan Pekerja Offshore Upstream Pertamina Regional Jawa Nyoblos di TPS di Tengah Laut
8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, PDI Perjuangan Hattrick
668 TPS di Jawa Hingga Papua Harus Melakukan Pemungutan Suara Susulan akibat Bencana dan Kerusuhan
Megawati akan Nyoblos di TPS Kebagusan Jaksel
Leave a comment