Sahabat.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, membentuk dua tempat pemungutan suara lokasi khusus di Rumah Tahanan Kelas II B Wates dan Pondok Pesantren Nurul Haromaian Tuksono untuk Pemilu 2024.
Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kulon Progo Yayan Mulyana di Kulon Progo, Selasa, mengatakan total tempat pemungutan suara pada Pemilu 2024 di Kulon Progo sebanyak 1.302 titik, dua titik di antaranya merupakan tempat pemungutan suara (TPS) lokasi khusus.
"Kami mengajukan penambahan dua TPS lokasi khusus di Rumah Tahanan Kelas II B Wates dan Pondok Pesantren Nurul Haromaian Tuksono kepada KPU RI. Dua TPS lokasi khusus telah disetujui sehingga total TPS Pemilu 2024 di Kulon Progo sebanyak 1.302 titik," kata Yayan.
Ia mengatakan awalnya KPU Kulon Progo sudah melakukan sosialisasi di instansi yang berpotensi menjadi TPS lokasi khusus, seperti di Bandara Internasional Yogyakarta, UNY Wates, dan RSUD Wates. Namun setelah dilakukan pemetaan ternyata pemilihnya kurang dari 20 orang.
Sementara di Rutan Kelas IIB Wates disetujui karena kapasitas rutan 93 warga binaan dan akan ditambah dengan pegawai rutan sehingga bisa mencapai 100 pemilih. Kemudian, di Ponpes Nurul Haromaian Tuksono jumlahnya lebih dari 100 pemilih sehingga sudah sesuai dengan persyaratan pendirian TPS khusus.
"Alasan disetujuinya Ponpes Nurul Haromaian dan Rutan Kelas IIB Wates karena elemen data sudah lengkap dan jumlah pemilih lebih dari 100 orang, kecuali lapas/rutan. Sedangkan untuk UNY Wates, data calon pemilih di TPS lokasi khusus kurang dari 20 pemilih sehingga tidak bisa diajukan," katanya.
Yayan mengatakan KPU Kulon Progo masih melakukan verifikasi data pemilih di TPS lokasi khusus. Hal ini untuk mengantisipasi adanya jumlah pemilih ganda.
"Saat ini, KPU Kulon Progo sedang menindaklanjuti pemilih ganda, terutama ganda dengan TPS lokasi khusus," katanya.(Ant)
0 Komentar
Ubedilah Badrun Soroti Kasus Aktivis, Dorong Evaluasi MBG dan Penguatan Reformasi Polri
Waspadai Penyusupan Anarko di Hari Perempuan Internasional
Islah Bahrawi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Berisiko Hambat Respons Keamanan Negara
Potensi Anarko di Balik Demo 17+8, Mahasiswa Diminta Waspada
Surya Paloh Ketemu Jokowi, Anies: Tontonan Aja Itu
Ratusan Pekerja Offshore Upstream Pertamina Regional Jawa Nyoblos di TPS di Tengah Laut
8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, PDI Perjuangan Hattrick
668 TPS di Jawa Hingga Papua Harus Melakukan Pemungutan Suara Susulan akibat Bencana dan Kerusuhan
Megawati akan Nyoblos di TPS Kebagusan Jaksel
Leave a comment