Sahabat.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan, Kalimantan Utara Nasruddin membantah kesan penyelenggara pemilu tidak netral, karena pihaknya sudah melaksanakan semua tahapan pemilu
secara profesional dan berintegritas.
"Akhir-akhir ini, penyelenggara pemilu menjadi perhatian publik dengan isu-isu yang berkembang, bahkan muncul kesan penyelenggara pemilu tidak netral secara nasional," kata Nasruddin di Tarakan, Sabtu.
Oleh karena itu, ia mengajak media untuk ikut mengawal setiap tahapan penyelenggaraan pemilu 2024 dan KPU menjalankan setiap tahapan sesuai dengan asas dan prinsip pemilu.
Nasruddin menjelaskan fungsi media sebagai wadah informasi diharapkan media tetap netral di dalam mengawasi proses pemilu ini. Serta menginformasikan fakta-fakta sesuai dengan situasi di lapangan.
"Karena media ini mengerikan juga kalau fakta dan di lapangan yang dipublikasi berbeda. Soalnya fitnah itu bisa menjadi sebuah pembenaran, makanya saya berharap berita yang diberitakan betul-betul mengedukasi dan bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Dari sisi penyelenggara pemilu, KPU Kota Tarakan akan menyelenggarakan pemilu secara profesional dan berintegritas.
"Karena apa yang dijalankan KPU sudah sesuai tahapan. Saat ini tahapan yang sedang berjalan proses pengadaan logistik," kata Nasruddin.(Ant)
0 Komentar
Islah Bahrawi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Berisiko Hambat Respons Keamanan Negara
Potensi Anarko di Balik Demo 17+8, Mahasiswa Diminta Waspada
Surya Paloh Ketemu Jokowi, Anies: Tontonan Aja Itu
Ratusan Pekerja Offshore Upstream Pertamina Regional Jawa Nyoblos di TPS di Tengah Laut
8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, PDI Perjuangan Hattrick
668 TPS di Jawa Hingga Papua Harus Melakukan Pemungutan Suara Susulan akibat Bencana dan Kerusuhan
Megawati akan Nyoblos di TPS Kebagusan Jaksel
TPN Ungkap Keresahan Publik terhadap Quick Count, Fair atau Tidak?
Leave a comment