Sahabat.com - Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Sonny Aprianto menekankan netralitas anggota TNI di wilayah Kodam IX/Udayana dalam menyambut pesta demokrasi Pemilihan Umum 2024.
"Penegasan tentang netralitas TNI dalam Pemilu 2024 sesuai dengan instruksi komando atas, bahwa prajurit untuk tidak memihak dan tidak memberi dukungan kepada partai politik manapun, pasangan calon, serta tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis," kata Sonny saat memberikan jam pimpinan kepada seluruh pimpinan satuan jajaran yang dilaksanakan melalui konferensi video dan tatap muka langsung di Ruang Command Center Soekertijo Makodam IX/Udayana, Denpasar, Bali, Senin.
Pangdam juga memerintahkan kepada para prajurit agar tidak memberikan fasilitas tempat atau sarana dan prasarana milik TNI kepada pasangan calon dan partai politik tertentu untuk digunakan sebagai kegiatan kampanye.
Menurutnya, fasilitas Komando Daerah Militer IX/Udayana yang wilayah teritorialnya terdiri dari Provinsi Bali, NTB dan NTT tidak boleh dijadikan sebagai tempat untuk berpolitik.
Sonny juga melarang setiap prajurit memberikan arahan dalam menentukan hak pilih kepada keluarga prajurit TNI yang memiliki hak pilih atau hak individu selaku warga negara.
"Sebagai prajurit untuk tidak memberi tanggapan, komentar dan meng-upload apa pun terkait hasil quick count sementara yang dikeluarkan oleh lembaga survei," kata Pangdam.
Menurutnya, apabila ada prajurit TNI dan pegawai negeri sipil di lingkungan Kodam IX/Udayana yang terbukti melanggar terkait netralitas akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.(Ant)
0 Komentar
Ubedilah Badrun Soroti Kasus Aktivis, Dorong Evaluasi MBG dan Penguatan Reformasi Polri
Waspadai Penyusupan Anarko di Hari Perempuan Internasional
Islah Bahrawi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Berisiko Hambat Respons Keamanan Negara
Potensi Anarko di Balik Demo 17+8, Mahasiswa Diminta Waspada
Surya Paloh Ketemu Jokowi, Anies: Tontonan Aja Itu
Ratusan Pekerja Offshore Upstream Pertamina Regional Jawa Nyoblos di TPS di Tengah Laut
8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, PDI Perjuangan Hattrick
668 TPS di Jawa Hingga Papua Harus Melakukan Pemungutan Suara Susulan akibat Bencana dan Kerusuhan
Megawati akan Nyoblos di TPS Kebagusan Jaksel
Leave a comment