Sahabat.com - Kepolisian Daerah(Polda) Provinsi Bengkulu memperkuat sinergitas dengan Dewan Pers untuk menyelaraskan peran media dalam mendukung kerja-kerja kepolisian serta upaya dalam mewujudkan pemilu damai di penyelenggaraan pesta demokrasi tahun 2024.
"Kerja sama dengan Dewan Pers menjadi penting agar tidak terjadi ketersinggungan satu sama lain," kata Kapolda Bengkulu Irjen. Pol. Armed Wijaya di Bengkulu, Senin.
Ia pun menyadari bahwa di era digital ini peran media sangat penting, terutama menjelang tahun politik menuju Pemilu 2024.
“Saya meminta agar dapat mengimplementasikan perjanjian kerja sama dengan Dewan Pers ini saat bertugas di lapangan sehingga tidak lagi terjadi adanya ketersinggungan satu sama lain,” kata dia.
Sementara, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu menyambut baik sinergitas yang terjalin. Ia memaparkan bahwa aturan mengenai kerja pers telah diatur dalam undang-undang, terutama apabila adanya sengketa yang terjadi.
“Untuk menjamin kepastian hukum dalam penyelesaian kasus pemberitaan yang dilakukan oleh media pers atau wartawan melalui mekanisme sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, yakni hak koreksi, hak jawab, dan pengaduan Dewan Pers,” katanya.
Karo Wasidik Bareskrim Polri menambahkan, Polri berkomitmen untuk bersinergi dengan metode komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan Dewan Pers dalam penegakan hukum berkaitan hukum pers. Bahkan, Polri mendukung dan menjunjung tinggi kebebasan Pers.
Lebih lanjut, Karo Wasidik menegaskan, Polri juga mengedepankan keadilan restoratif demi melindungi kemerdekaan pers dari campur tangan pihak lain.
Karo Wasidik bahkan menyampaikan bahwa Polri akan melakukan pengajian untuk pengembangan kehidupan pers. Di sisi lain, kata dia akan berupaya menetapkan dan mengawasi pelaksanaan kode etik jurnalistik.
“Kami juga akan mengembangkan komunikasi antara pers, masyarakat, dan pemerintah,” ujarnya.(Ant)
0 Komentar
Ubedilah Badrun Soroti Kasus Aktivis, Dorong Evaluasi MBG dan Penguatan Reformasi Polri
Waspadai Penyusupan Anarko di Hari Perempuan Internasional
Islah Bahrawi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Berisiko Hambat Respons Keamanan Negara
Potensi Anarko di Balik Demo 17+8, Mahasiswa Diminta Waspada
Surya Paloh Ketemu Jokowi, Anies: Tontonan Aja Itu
Ratusan Pekerja Offshore Upstream Pertamina Regional Jawa Nyoblos di TPS di Tengah Laut
8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, PDI Perjuangan Hattrick
668 TPS di Jawa Hingga Papua Harus Melakukan Pemungutan Suara Susulan akibat Bencana dan Kerusuhan
Megawati akan Nyoblos di TPS Kebagusan Jaksel
Leave a comment